Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Seorang Anak Belajar Berenang (Foto: Shutterstock)
Dream - Berenang jadi salah satu keterampilan hidup yang penting. Tak heran kalau saat ini mulai banyak kelas renang untuk bayi-bayi yang berusia di bawah satu tahun. Mengenalkan air memang sebaiknya dilakukan sejak anak berusia balita.
Saat mereka sudah agak besar, baru dimasukkan ke klub renang atau ikut les privat agar bisa belajar dengan intensif. Sebagai langkah awal, Sahabat Dream bisa mulai mengajak buah hati berenang.
Lakukan permainan yang bisa membuat anak-anak belajar berenang secara bertahap. Permainan ini cukup seru dan bisa dilakukan mulai anak berusia 18 bulan. Apa saja?
'Bicara' dengan ikan-ikan
Berlatihlah berbicara atau berpura-pura bicara dengan ikan. Minta anak meniup gelembung di air. Kemudian minta meletakkan telinganya di dalam air untuk pura-pura mendengarkan gelembung. Cara ini mengajarkan mengontrol napas, yang merupakan langkah pertama mengajarkan anak berenang secara mandiri.
Pastikan saat berlatih berenang, Anda menenggelamkan wajah dan meniup gelembung untuk meningkatkan kenyamanan di dalam air. Saat menenggelamkan wajah dan meniup gelembung, wajah Anda tersenyum. Si kecil pasti akan penasaran mencobanya.
Menangkap ikan
Duduklah di samping anak, di pinggir kolam. Jika kolam itu cukup dangkal, minta si kecil untuk mencoba menangkap ikan dengan tangannya. Minta ia melakukan pukulan lengan depan seperti merangkak dengan mengangkat tangan, lalu menangkap ikan.
Cara ini akan membuatnya terbiasa menggerakan lengan untuk mulai berenang sendiri. Pegang tubuh atau kaki anak. Anak juga bisa menghadap dinding kolam dan memegang sisi kolam.
Mainkan permainan 'Lampu Merah' dan 'Lampu Hijau'
Ketika Anda mengatakan lampu hijau, minta ia menggerakkan kaki dengan menendang-nendang sekencang-kencangnya. Lampu merah berarti berhenti dan lampu kuning berarti menggerakakan kaki pelan-pelan.
Cara tersebut melatih menggerakkan kaki. Untuk tantangan tambahan, bantu dia menyeimbangkan papan berenang dan membuatnya berlatih menggerakkan kaki.
Trik di atas demi mengembangkan gerakan lengan yang cepat dan kuat. Pastikan anak melakukan aktivitas ini dengan menggunakan kekuatan jari-jarinya sehingga ikan tidak lepas di antara jari-jarinya.
Sumber: Fitri Haryanti Harsono/ Liputan6.com
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari