Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Dream - Kondisi tersedak pada bayi boleh dibilang kondisi yang sangat berbahaya dan bisa memicu kematian. Hanya dalam hitungan detik, jalan napasnya bisa tertutup dan nyawa pun jadi taruhannya.
Untuk itu bagi Anda para orangtua yang memiliki balita, sangat penting untuk mengetahui gejala yang muncul saat si kecil tersedak dan cara menanganinya. Saat bayi tersedak biasanya akan muncul sederet gejala.
Antara lain, bibir dan kulit bayi mulai pucat dan membiru. Bayi juga kesulitan bernapas. Kondisi sela iga dan dada bayi terlihat cekung (retraksi). Si kecil juga akan mengalami penurunan kesadaran bila ada penyumbatan sirkulasi udara (obstruksi).
Kondisi tersebut membuatnya tidak mampu menangis dan mengeluarkan suara, ada batuk namun lemah. Bila bayi tidak batuk keras atau tidak menangis kencang, lakukan langkah berikut:
- Telungkupkan bayi menghadap ke bawah. Letakkan bayi di lengan Anda dengan kepala lebih rendah daripada tubuhnya.
- Sangga bagian dada bayi dengan tangan, dan tahan mulutnya tetap terbuka dengan cara jari-jari tangan Anda memegang rahang bawah bayi
- Dengan tangan, tepuk punggung bayi (tepat di antara kedua tulang belikat) secara perlahan sebanyak 5 kali. Hentikan jika bayi mulai batuk dan mengeluarkan benda yang ditelannya.
- Jika bayi masih kesulitan bernapas, ulangi sekali lagi. Bila bayi mulai menurun kesadarannya, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk pertolongan selanjutnya.
Jangan melakukan langkah-langkah tersebut di atas bila bayi batuk keras atau menangis kencang. Batuk keras dan tangisan kencang dapat mendorong benda asing keluar jalan napas.
Sumber: drina.id
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia