Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Kidal
Dream - Kecenderungan anak untuk memakai tangan bisa berbeda-beda. Banyak orang bisa memakai tangan kanannya sejak kecil. Namun tidak menutup kemungkinan kalau ada yang memakai tangan kiri.
Sebanyak 10 persen populasi di dunia beraktivitas menggunakan tangan kiri atau left handed. Beberapa orang lainnya bahkan mampu menggunakan kedua tangannya. Hal ini menunjukan
bahwa kidal bukan merupakan hal yang buruk.
Sebelum anak menginjak usia 1 tahun, mereka mampu menggunakan kedua tangannya. Ia akan mulai memilih tangan dominan pada sekitar usia 2 atau 3 tahun. Beberapa peneliti
mengatakan ada keterlibatan faktor genetik dalam menentukan tangan dominan.
Anak laki-laki cenderung dua kali lebih banyak memiliki kecenderungan kidal dibanding perempuan. Untuk mendeteksi kecenderungan tangan si kecil, perhatikan dengan saksama ketika ia
sedang beraktivitas. Mulai dari mengambil mainan, mencorat-coret hingga makan. Kidal juga dapat terdeteksi dari cara ia mengaduk.
Lakukan permainan masak-memasak dan berikan ia sesuatu untuk diaduk. Apabila si kecil mengaduk dengan arah berlawanan dengan jarum jam, itu artinya ia cenderung kidal.
Perhatikan juga dari caranya meraih bola yang sedang bergelincir ke arahnya. Ia akan meraih dengan tangan dominannya.
Banyak orangtua yang sengaja melatih anak kidal agar dapat menggunakan tangan kanan. Padahal cara tersebut hanya akan membuatnya frustasi dan kehilangan rasa percaya diri.
Pasalnya, tangan dominan memang sudah memiliki sistem kerja saraf yang sedemikian rupa. Ada baiknya untuk tidak 'mengutak-atik' sistem tersebut.
Jika si kecil termasuk ke dalam kelompok 10 persen itu, jangan khawatir. Menjadi kidal tidak sepenuhnya buruk. Anak tetap dapat beraktivitas seperti pada umumnya. Bahkan, beberapa
orang kidal sangat unggul di bidang olahraga.
Jangan segan untuk membawa anak melakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter tumbuh kembang demi mengetahui kecenderungan penggunaan tangan dominannya.
Laporan Annisa Mutiara
Sumber: Momtastic
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari