Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Pertanda yang Muncul Saat Anak Alami Masalah Mental

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 20 Juni 2018 12:06
Pertanda yang Muncul Saat Anak Alami Masalah Mental
Ada beberapa perilaku anak yang harus diwaspadai orangtua.

Dream – Banyak yang beranggapan masalah atau gangguan mental hanya bisa dialami orang dewasa. Sebenarnya anak-anak juga bisa mengalaminya. Ada yang memang berupa gangguan bawaan atau karena trauman mendalam. Seperti kekerasan rumah tangga, pelecehan, atau stres berat.

Gangguan tersebut bisa mengubah cara seseorang dalam menangani stres, hubungannya dengan orang lain, serta saat pilihan. Dalam beberapa kasus kondisi tersebut dapat memicu keinginan menyakiti diri sendiri.

Dikutip dari Parents ada beberapa perilaku anak yang harus diwaspadai orangtua. Perilaku ini merupakan gejala awal masalah mental dan harus segera dikonsultasikan dengan dokter.

Sangat sulit tidur
Setelah fase bayi, seorang anak memiliki jam tidur sepuluh jam setiap harinya. Anak yang mengalami depresi, terkadang sering mengantuk dan mudah tertidur di siang hari. Seseorang yang mengalami Attention Deficit Hyperactivity (ADHD) atau Disruptive Mood Dysregulation Disorder (DMDD) kerap mudah tidur dan bangun tiap malam.

Sakit perut
Keluhan yang sering dikeluhkan anak ialah sakit perut. Tapi, sakit perut ini berbeda, karena tidak disebabkan oleh sembelit atau gangguan makanan. Suatu penelitian mengungkapkan bahwa adanya hubungan GI (Gastroenteritis), suatu infeksi pada usus atau perut yang disebabkan oleh beberapa jenis virus dan bakteri terhadap kecemasan dan depresi seseorang.

Obsesif
Obsesif atau Obsessive Compulsive Disorder (OCD) merupakan gangguan yang ditandai dengan pikiran negatif, membuat penderita merasa gelisah, takut, dan khawatir. Umumnya, anak-anak yang menderita OCD takut akan kuman dan selalu merasa tidak aman. Mereka akan mencuci tangan berkali-kali dan merasa tidak nyaman. Hal ini dapat menganggu aktivitasnya.

Tidak mudah senang
Anak-anak normal cenderung sangat mudah girang, berbeda lagi dengan anak yang depresi. Mereka tidak mudah untuk tertarik pada sesuatu, termasuk hal yang sebelumnya membuat mereka senang. .

Menyakiti diri sendiri
Anak yang depresi juga cenderung menyakiti diri sendiri. Bisa juga mengatakan hal buruk pada dirinya seperti idiot dan bodoh. Saat merasa tak puas, bersalah atau gagal, mereka bisa saja membenturkan kepala atau hal lain yang bisa melukai dirinya.

Laporan Dina Nazhifah

Sumber: Parents

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More