Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Jangan pernah menunda mengajarkan dan menanamkan nilai-nilai keislaman pada anak. Hal tersebut bisa dimulai dengan mencontohkan tata cara beribadah pada buah hati sesuai dengan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.
Pendidikan agama harusnya sejalan dengan pendidikan akademik. Tentu saja orangtua yang paling berperan dalam hal ini. Seperti dikutip dari Asysyariah.com, Fadhilatusy Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah pernah ditanya, “ Sebagian orang tua tidak memerhatikan urusan agama anak-anaknya, seperti tidak menyuruh mereka untuk saalat, membaca al-Qur’an, atau berteman dengan orang-orang yang baik. Akan tetapi, dia amat memerhatikan sisi pendidikan sekolah, bahkan bisa marah apabila anaknya membolos. Apa nasihat Anda, wahai Samahatusy Syaikh?”
Beliau menjawab: “ Nasihat saya kepada mereka—para ayah, paman, atau saudara laki-laki— hendaknya mereka bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta’ala dalam urusan anak-anak yang berada dalam tanggung jawabnya. Hendaknya mereka menyuruh anak-anak itu untuk saalat ketika telah menginjak usia tujuh tahun dan memukulnya apabila meninggalkan shalat ketika mereka telah berumur sepuluh tahun."
Hal ini sebagaimana hadits yang sahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “ Perintahlah anak-anak kalian untuk shalat ketika berumur tujuh tahun dan pukullah mereka karena meninggalkan shalat ketika berumur sepuluh tahun, dan pisahkan mereka di tempat tidur mereka!”
Fadhilatusy Syaikh al-‘Utsaimin pernah ditanya, “ Banyak orang tua yang tidak memerhatikan pendidikan anak-anaknya, terutama dari sisi agama. Mereka meremehkan urusan ini dengan dalih penat setelah sibuk bekerja. Bagaimana pandangan Anda tentang orang yang mengaku Islam, namun jarang melaksanakan puasa Ramadan dan jarang mengingat salat?”
Beliau menjawab, “ Setiap orang yang beriman wajib memerhatikan pendidikan anak-anaknya dengan perhatian yang lebih agar dia mengamalkan perintah Allah SWT. Hal ini sesuai dengan yang dituliskan dalam surah At-Tahrim ayat 6:
“ Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, padanya ada malaikat-malaikat yang kasar dan keras, yang tidak pernah mendurhakai Allah pada segala sesuatu yang Dia perintahkan dan senantiasa melaksanakan segala yang diperintahkan kepada mereka" .
Penjelasan selengkapnya baca di sini
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya