Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Termometer (Foto: Shuterstock)
Dream - Termometer jadi perlengkapan medis wajib ada di rumah. Alat sederhana ini sangat penting untuk mengukur suhu tubuh anak-anak hingga orang dewasa. Suhu tubuh yang meningkat merupakan pertanda terjadinya infeksi dalam tubuh.
Penting diketahui ketika suhu tubuh meningkat bukan berarti demam. Suhu yang termasuk demam adalah 38 derajat celcius ke atas. Untuk itu termometer sangat dibutuhkan dalam memantau suhu.
Kini banyak sekali jenis termometer rumahan yang dijual di pasaran dengan harga yang sangat beragam. Lalu termometer jenis apa yang paling berkualitas dan akurat?
Ada beberapa jenis termometer yang dibedakan sesuai pemakaiannya. Termometer oral, yang ditaruh di bawah lidah. Lalu termometer axillary yang diletakkan di ketiak. Ada juga yang termometer kepala yang cukup disorot/ ditempel di kepala serta termometer telinga.
" Pada dasarnya termometer jenis apapun memiliki cara kerja yang sama. Mengukur suhu tubuh dan bisa jadi panduan medis untuk menentukan demam atau tidak," ujar dr. Sam Hay, dokter spesialis anak dikutip dari KidSpot.
Jika suhu tubuh sangat tinggi dan anak merasa gelisah bahkan berisiko kejang, hasil pengukuran tersebut bisa dijadikan patokan untuk memberikan obat penurun panas. Menurut dr. Sam termometer apapun bisa digunakan selama tidak terjadi kerusakan.
" Tapi ada jenis termometer yang memang lebih akurat, yaitu termometer telinga. Termometer ini mengukur suhu dari gendang telinga melalui inframerah. Kerjanya sangat cepat dan akurat selama digunakan dengan tepat," ungkap dr. Sam.
Sayangnya untuk bayi yang berusia di bawah 3 bulan, termometer telinga kurang aplikatif. Hal ini mengingat telinga bayi masih sangat kecil, termometer sulit masuk dan mengukur secara akurat.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha