Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Surya Saputra Dan Putranya, Bima (Foto: Instagram TatjanadanBima)
Dream - Atharva Bimasena Saputra, putra Surya Saputra dan Cynthia Lamusu rupanya mengalami masalah mata serius. Hal ini karena Bima, sapaan akrabnya, lahir dalam kondisi prematur pada 20 November 2016 lalu.
Bima lahir ketika usia kandungan Cynthia masih 33 minggu, padahal normalnya 37 minggu. Saat itu dokter memutuskan Cynthia harus menjalani operasi caesar dan bayinya harus segera dilahirkan karena kondisi tekanan darahnya sangat tinggi.
Rupanya hal membuat Bima, salah satu anak kembar Surya dan Cynthia mengalami ROP (Retinopathy of Prematurity).
ROP merupakan gangguan mata yang berpotensi membutakan dan biasanya terjadi pada bayi prematur dengan berat sekitar 1250 gram atau kurang. Termasuk bayi yang lahir sebelum minggu ke-31 kehamilan.
" Bima dari Hasil screening Mata nya saat dia masih di Nicu dulu (screening dan tindakan harus secepat cepatnya atau maksimal di bawah usia 2 bln) ternyata Kondisi Mata nya Terdiagnosa: AP ROP," ungkap Cynthia di akun Instagram TatjanadanBima.
© Dream
Cynthia pun menjelaskan kondisi AP ROP (Retinopati posterior agresif prematuritas) yang dialami Bima.
AP ROP rupanya kelainan mata yang parah dan langka yang ditandai dengan perkembangan cepat ke stadium lanjut.
Saat Bima bayi ia ditangani langsung dokter mata dan diberi tindakan khusus. Hal ini demi mencegah risiko paling buruk yaitu kebutaan.
View this post on Instagram
" Alhamdulillah.... Hasil Dari Tindakan nya Itu berhasil. Ada reaksi Baik dari Mata Bima. Jadinya Bima terhindar dari Kebutaan. Tapi Efek samping nya adalah Dia Harus memakai Kacamata. Mulai pakai kaca mata di usia 18 bln," ungkap Cynthia.
Sejak saat itu Bima pun harus memakai kacamata agar untuk membantu penglihatannya. Ia pun harus rutin mengontrol kondisi matanya ke dokter spesialis mata.
Sehat selalu, Bima!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?