Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Ramai Tanda 'Jangan Sentuh Bayiku', Seberapa Efektif?

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 25 Oktober 2018 16:09
Ramai Tanda 'Jangan Sentuh Bayiku', Seberapa Efektif?
Kesadaran untuk tak menyentuh dan mencium bayi sembarangan terutama saat sakit, memang sangat rendah.

Dream - Membawa bayi ke tempat umum memang penuh risiko, banyak orang yang gemas kemudian langsung menyentuhnya. Bahkan saat bersama keluarga, semua orang merasa berhak untuk menyentuh bayi tanpa mempedulikan kesehatannya.

Kebiasaan ini membuat bayi jadi rentan penyakit menular. Kesadaran untuk tak menyentuh dan mencium bayi sembarangan terutama saat sakit, memang sangat rendah. Untuk itu, kini banyak ibu memasang tanda khusus baik di stroller maupun di dekat bayi.

Tanda tersebut biasanya berisi pesan agar orang tak sembarangan menyentuh bayi. Tapi ternyata menurut James Kellaris, Profesor Visual dari University of Cincinnati, tanda peringatan cenderung tak efektif.

" Aku memprediksi, banyak yang sudah menyentuh bayi baru menyadari ada tanda tersebut," ujar Kellaris, seperti dikutip dari Fatherly.

Menurut Kellaris, banyak penelitian yang dilakukan untuk mempelajari pesan, peringatan dan tanda, tapi menurutnya tidak ada 'rumus ajaib' untuk membuat tanda peringatan jadi efektif.

Sebagian besar tanda “ Jangan Sentuh Bayiku” yang tersedia adalah tampilan yang menggemaskan dan ceria. Nuansa lucu tentu akan berpengaruh pada pesan yang ingin disampaikan.

" Tanda lebih agresif mungkin bekerja lebih baik tetapi tidak merusak estetika," ujar Kellaris.

Penting juga untuk mencari tanda peringatan yang berkesan tegas tapi sampai langsung kepada yang membacanya. Butuh waktu bagi banyak orang menyadari kalau sentuhan dan ciuman mereka pada bayi bisa berakibat fatal.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More