Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kemampuan berbicara anak penting untuk selalu distimulasi. Penguasaan kata dan bahasa sebenarnya sudah dimulai dari sejak dini dan orangtua seringkali tak menyadarinya.
Sampai terjadi masalah keterlambatan berbicara atau speech delay.
Sikap proaktif saat bermain dan bercengkrama dengan anak harus dilakukan orangtua. Usahakan untuk berbicara dan berkomunikasi secara aktif. Kelly Lelonek, seorang dokter anak,
mengungkap ada hal-hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak.
" Cobalah untuk bermain kata dengan melakukan pengucapannya berulang-ulang. Bisa dengan membuat rima atau menjadikannya sebuah lagu," ungkap Lelonek seperti dikutip dari
PureWow.
Bisa juga dengan melakukan permainan. Misalnya dengan meminta anak untuk mengulang kata-kata yang Anda ucapkan. Alat bantu seperti bonek jari, flash card atau buku bisa jadi cara
efektif untuk meningkatkan perbendaharaan kata si kecil dan kemampuannya berbicara.
" Anak setidaknya harus memiliki lebih dari 50 kata sebelum mampu menggabungkannya. Perhatikan juga jika terdapat gangguan fisik seperti kelainan pada mulut atau bisa juga anak mengalami masalah pendengaran," ujar Lelonek.
Jika memang curiga si kecil mengalami masalah dalam kemampuan bicaranya, segera konsultasikan dengan dokter. Jangan menunda, biasanya mulai terlihat saat anak berusia 3 tahun. Bisa berkonsultasi pada dokter tumbuh kembang untuk analisis lebih akurat.
Laporan Ferra Ferdiana
Sumber: PureWow
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol