Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Rekrut Baby Sitter, Perhatikan 3 'Alarm' Ini

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 19 Januari 2017 12:00
Rekrut Baby Sitter, Perhatikan 3 'Alarm' Ini
Hal terpenting adalah keamanan dan keselamatan anak di rumah benar-benar terlindungi.

Dream - Bantuan pengasuh anak atau babysitter kadang memang jadi solusi paling tepat untuk para orangtua yang memiliki kesibukan cukup padat. Dalam memilih babysitter, tiap orangtua pastinya memiliki pertimbangan sendiri.

Bagi Anda yang sedang dalam proses mencari babysitter, ada hal-hal khusus yang harus jadi perhatian. Untuk mendapat pengasuh yang baik, tiga hal ini bisa dijadikan 'alarm'. Hal terpenting adalah keamanan dan keselamatan anak di rumah benar-benar terlindungi dengan baik.

Jika terjadi tiga hal ini sebaiknya cari kandidat lain, karena kemungkinan besar babysitter tersebut tak memiliki kualifikasi yang baik. Apa saja?

1. Referensi yang diajukan tak bisa dihubungi
Jika Anda merekrut babysitter dari yayasan atau yang berpengalaman, mereka biasanya menyertakan CV. Dalam CV tersebut terdapat informasi data diri termasuk, referensi tempat
bekerja sebelumnya. Dicantumkan pula nomor ponsel yang bisa dihubungi. Selalu hubungi ponsel yang mereka tulis sebagai referensi. Jika tak bisa dihubungi, bisa jadi pertanda buruk. Akan lebih baik jika mendapat referensi babysitter dari teman atau orang yang Anda kenal.

2. Selalu pegang ponsel
Banyak para ibu yang mengeluhkan, pengasuh anaknya selalu memegang ponsel dan fokusnya terpecah. Anak pun tak diperhatikan dengan baik. Jika selama proses wawancara ia selalu memegang ponsel, ini juga merupakan 'alarm'. Meski peraturan bisa dibicarakan tapi Anda tak bisa mengawasinya setiap saat.

3. Sulit berkomunikasi
Pastikan pengasuh yang Anda rekrut mudah diajak berkomunikasi. Ada yang cenderung menggunakan bahasa daerah, sangat pendiam dan sulit untuk mengungkapkan kondisi anak. Padahal dari pengasuh ini, kita akan menanyakan kondisi anak.

Jika pengasuh terlalu pendiam, bisa juga berdampak pada perkembangan bicara anak. Untuk itu saat wawancara, mintalah pengasuh untuk menceritakan pengalaman bekerjanya yang berkesan. Dari hal tersebut Anda bisa mengetahui kemampuan komunikasinya.

 

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More