Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Walau Bokek, Gizi Si Kecil Tak Boleh Luput, Kan, Bunda? (Foto: Shutterstock)
Dream – Pada tanggal tua, seseorang tidak hanya kehabisan gaya, tetapi juga mengalami 'krisis keuangan'.
Makanya, tak jarang orang lebih berhemat agar bisa mencukupi segala kebutuhan.
Terlebih, ketika sudah berkeluarga dan harus memenuhi nutris buah hati. Akan tetapi, kamu tak perlu khawatir. Nutrisi buah hati dan keluarga masih bisa terpenuhi dengan biaya yang minim.
“ Pertama, ibu perlu memperhatikan asupan protein hewani dan nabati. Tak boleh salah satu,” kata Dokter Spesialis Anak, Bernie Endyarni, di Jakarta, Selasa kemarin.
Bernie mengatakan sumber protein nabati yang gampang didapat adalah tahu dan tempe. Bahan makanan ini boleh dikukus.
“ Kalau di bawah 1 tahun, boleh diblender atau disaring,” kata dia.
Bernie mengatakan protein hewani bisa didapatkan dari beragam jenis ikan laut. Ikan ini juga sangat baik untuk sumber DHA.
“ Ikan laut bisa jadi sumber DHA yang baik. Bisa lewat telur juga,” kata dia.
Selain protein, Bernie mengatakan anak juga memerlukan sayur-mayur sebagai sumber vitamin dan mineral. Orang tua akan memilih sayur-sayuran yang kaya nutrisi dan kalsium, seperti brokoli.
“ Tidak harus diberikan brokoli, bisa diganti dengan bayam. Bayam sangat kaya akan zat besi. Untuk satu tahun ke atas, bisa diolah menjadi sayur bening. Bisa diberikan kangkung juga," kata dia.
Bernie mengatakan orangtua juga harus memperhatikan cara mengolah makanan. Sebelum memasak, bahan makanan harus dibersihkan terlebih dahulu.
“ Kalau bisa, yang diolah hanya untuk sekali makan agar tetap segar,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya