Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Foto: Shutterstock
Dream - Membiasakan anak-anak untuk sarapan memang tak mudah. Mereka kerap kali malas makan pagi karena masih belum nafsu dan mengantuk.
Meski demikian, sebagai orangtua kita harus selalu menyediakan camilan yang bisa dimakannya secara praktis dan mudah. Terutama saat pagi hari.
Sarapan sangat penting untuk kebutuhan anak. Bukan hanya fisik, tapi juga psikologis dan kognitifnya.
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi dan Metabolik, I Gusti Lanang Sidiartha, anak yang rutin sarapan memiliki performa akademik 4 kali lebih tinggi dibandingkan anak yang tidak terbiasa sarapan.
" Efek positif dari sarapan bernutrisi pada anak berperan dalam kemampuan kognitif, tingkah laku dan prestasi di sekolah. Terutama dalam hal daya ingat dan kemampuan memperhatikan pelajaran di kelas," tutur Lanang di konferensi pers Energen, Jakarta, Kamis 21 Februari 2019.
Anak yang tidak biasa sarapan cenderung mudah mengantuk di sekolah karena rendahnya kadar gula darah. Akibatnya, semangat belajar mereka akan turun dan sulit untuk berkonsentrasi.
Selain kognitif, fisik anak yang tidak sarapan lebih lemah dibandingkan mereka yang menyantap makan pagi.
" Anak yang sarapan memiliki kadar zat besi dan vitamin D lebih tinggi. Zat besi penting untuk transport nutrisi dan oksigen. Sementara vitamin D memengaruhi kesehatan saraf dan memperlancar sirkulasi darah," kata Raissa E. Djuanda, dokter Spesialis Gizi Klinik.
Raissa menambahkan, sarapan mampu menyumbang 20 persen dari kebutuhan energi harian. Untuk itu pastikan si kecil mengonsumsi menu sarapan bergizi seimbang sebelum pergi beraktivitas.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest