Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Jagung (Foto: Food)
Dream - Bakwan jagung, jagung bakar atau potongan jagung di sayur bayam, jadi sajian nikmat memanjakan lidah. Sayuran ini juga juga sering jadi campuran makanan untuk bayi dan jadi andalan untuk membuat makanan pendamping ASI.
Tapi ternyata menurut penelitian yang dilakukan tim dari Harvard T. H. Chan School of Public Health, Amerika Serikat, ada sayuran yang jika dikonsumsi justru bisa membuat berat badan
bertambah. Sayuran tersebut adalah jagung.
Hal tersebut diketahui melalui penelitiaan yang dilakukan selama lebih dari 20 tahun. Sebanyak 13.000 orang dewasa dianalisis kebiasaan makanannya, juga berat badan. Termasuk jenis
makanan yang sering mereka konsumsi.
Tiap partisipan ditanyakan apa menu makanan yang mereka konsumsi setiap hari, lalu dibandingkan dengan kenaikan berat badannya. Penelitian dilakukan untuk mengetahui secara detail makanan apa yang bisa meningkatkan berat badan secara signifikan. Ternyata makanan tersebut adalah makanan bertepung.
Khusus untuk sayuran adalah jagung. Jagung ini memiliki kadar glikemik yang lebih tinggi, yang dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan memicu hasrat makan menjadi lebih
besar. Dibandingkan dengan kentang dan kacang polong, jagung lah yang terburuk.
Jagung juga ternyata mengandung lektin, sebuah zat protein yang tidak bisa dicerna tubuh dan dapat menimbulkan masalah usus serta peradangan. Tapi bukan berarti Anda harus menghilangkan jagung dalam menu harian. Pastikan saja memakannya dalam porsi yang tak berlebihan, terutama untuk anak-anak.
Sumber: Byrdie
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa