Jumat, 16 Oktober 2026 Cari

'Screen Time' Terlalu Lama Bikin Anak Gelisah dan Kelelahan

Reporter : Mutia Nugraheni
Jumat, 6 Juli 2018 10:06
'Screen Time' Terlalu Lama Bikin Anak Gelisah dan Kelelahan
Jika dibiarkan bisa mengganggu kondisi hormon anak dan berdampak buruk pada perkembangan dan pertumbuhannya.

Dream - Berapa lama anak-anak di rumah memandangi layar dalam sehari? Bukan hanya tablet, ponsel tapi juga televisi dan video game. Sebuah penelitian pernah mengungkap kalau anak dengan fasilitas elektronik yang lengkap di rumahnya bisa menghabiskan waktu mencapai 7 jam memandangi layar.

Dalam sebuah artikel di Psychology Today, Dr. Victoria L. Dunckley - penulis buku Reset Your Child's Brain mengungkap efek terlalu lama 'screen time' bagi anak-anak. Yaitu mereka menjadi sangat mudah gelisah dan kelelahan dan berdampak buruk pada aspek akademis, sosial, dan fisik.

" Screen time jelang tidur membuat anak sulit memejamkan mata. Melihat layar elektronik selama dua jam dapat menekan produksi melatonin yang berdampak pada keinginan untuk terjaga dan tak kunjung mengantuk," ungkap Dr. Dunckley.

Kondisi ini jika terjadi terus menerus akan berdampak pada ketidakseimbangan hormon. Hal tersebut tentu akan berdampak buruk pada perkembangan anak. Terlalu lama menatap layar juga membuat anak jadi kurang pekas terhadap hal-hal di sekitarnya.

" Anak-anak yang kecanduan layar sering tidak dapat fokus pada kegiatan lain seperti pergi ke luar atau ke bioskop. Mereka menunggu waktu hingga mereka dapat kembali ke perangkat mereka," kata Dr. Dunckley.

Untuk membantu mengatasi kecanduan anak pada layar, Dr. Dunckley menyarankan untuk 'puasa' screen time selama selama beberapa minggu agar sistem saraf anak dapat diatur ulang. Jika beberapa minggu tidak mungkin, psikiater remaja yang berbasis di London ini menyarankan 72 jam.

" Intervensi ini dapat mengembalikan siklus tidur ke jalur yang benar, memperbaiki suasana hati anak, memberi mereka fokus dan kemampuan pengaturan yang lebih baik, serta adanya peningkatan aktivitas fisik," ujarnya.

Buat aktivitas fisik yang lebih intensif untuk anak. Seperti ikut klub olahraga, menari atau hobi lain yang mereka sukai selain bermain game. Satu yang pasti, anak-anak harus bermain di luar rumah setiap hari demi kesehatan fisik dan mentalnya.

Beri Komentar