Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Saat anak masih berada di taman kanak-kanak, orangtua lebih banyak terlibat dalam mengatur jadwal mereka. Namun sebenarnya sejak dini anak harus mulai dikenalkan dan diajarkan mengatur waktu dan dibuat jadwal yang teratur.
Hal tersebut penting agar ketika memasuki usia sekolah dasar, anak sudah bisa mengatur waktunya sendiri dan tak perlu selalu diingatkan. Mereka sudah tahu kapan harus bangun, tidur, bermain dan belajar.
"Bagi anak-anak belajar mengatur waktu harus menyenangkan. Misalnya membuat jadwal harian bersama dengan menggunakan krayon atau menandai kalender di hari-hari tertentu. Juga menempelkan stiker untuk menandai hari-hari spesial," ujar Ariana Harfah, seorang praktisi pendidikan usia dini, dikutip dari The Spruce.
Menurutnya, semakin menyenangkan untuk anak-anak, semakin mudah mereka mengerti pentingnya waktu dan cara mengaturnya. Ia juga menekankan pentingnya terus mengajarkan anak mengatur waktu sebelum mereka beranjak remaja.
"Ketika remaja mereka akan lebih banyak menghabiskan aktivitasnya di luar rumah, baik itu sekolah, les atau bermain dengan teman-temannya. Membentuk kebiasaan mengatur waktu dengan baik sejak dini tentunya akan lebih melekat. Kebiasaan yang sudah terbentuk akan mereka bawa hingga dewasa," ujar Harfah.
Untuk mengajarkan anak memanfaatkan dan mengatur waktu dengan baik, bisa manfaatkan timer berbunyi. Misalnya, bangun pagi, mereka mandi selama 10 menit, lalu timer berbunyi. Begitu pun berpakaian dan sarapan. Anak akan terbiasa memanfaatkan waktu dengan efisien dan mengurangi risiko mereka terlambat ke sekolah.
"Selama hari-hari sekolah, anak memang sebaiknya diberi jadwal harian. Akan lebih baik jika Anda melibatkannya membuat jadwal. Sediakan juga waktu untuk mereka bersenang-senang. Bisa menonton televisi atau membaca komik. Lalu di akhir pekan, biarkan mereka bebas memilih aktivitasnya. Cara ini mengajarkan anak mengatur waktunya dengan baik dan bertanggung jawab," kata Harfah.
Laporan Gemma Fitri Purbaya
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia