Sabtu, 17 Oktober 2026 Cari

Sejajarkan Mata, Trik Pangeran William 'Taklukan' Anak

Reporter : Mutia Nugraheni
Jumat, 24 Maret 2017 13:59
Sejajarkan Mata, Trik Pangeran William 'Taklukan' Anak
Kebiasaannya ini sempat mendapat terguran keras dari Ratu Elizabeth, sang nenek.

Dream - Membuat ikatan emosi dan kedekatan dengan anak tak semudah yang dibayangkan. Banyak orangtua yang tinggal satu atap, setiap hari bertemu dengan anak-anaknya tapi jarang sekali berbicara. Orangtua memang memegang peranan utama dalam membangun kedekatan dengan anak.

Seperti yang dilakukan Pangeran William. Posisinya di Kerajaan Inggris membuatnya harus menjalani peraturan protokelar di mana ia tak boleh membungkukkan badan di depan orang yang status dan posisinya lebih rendah, terutama di area publik.

Namun hal itu itu tak dihiraukannya ketika berbicara dengan Pangeran George, putra pertamanya. Saat memberitahu George atau ketika berbicara dengannya, William tanpa canggung mensejajarkan tubuhnya dengan sang anak. Bahkan kebiasaannya ini sempat mendapat terguran keras dari Ratu Elizabeth, sang nenek.

Hal ini menurut Ivan Thompson, seorang psikolog, justru sangat dianjurkan dilakukan oleh para orangtua saat berbicara dengan anaknya. Yaitu menatap matanya secara lagsung dan
mensejajarkan tubuh.

" Ketika berjongkok tatap mata mereka. Para ahli menyebut ini namanya teknik mendengar aktif, teknik yang menunjukkan pada anak-anak kalau kata-kata mereka sangat penting bagi
orangtuanya. Ini akan meningkatkan harga diri, mengembangkan kepercayaan, dan membantu orangtua dan anak untuk berbicara meskipun dalam situasi yang berat," ujarnya.

Tidak hanya itu, ia juga menyarankan agar orangtua menghentikan semua kegiatan yang sedang ia lakukan sejenak ketika anaknya berbicara dan memberikannya perhatian penuh. Jadi,
ketika si kecil meminta perhatian Anda, cobalah duduk di sebelahnya dan pandang matanya ketika sedang berbicara.

Mungkin bagi orangtua, omongan anak kadang tak terlalu penting didengarkan, hingga tak butuh sampai menatap mata dan merendahkan posisi tubuh. Tapi bagi anak, ketika orangtua fokus pada mereka dan berbicara dengan penuh perhatian, akan berdampak luar biasa pada psikologisnya. Anak akan merasa lebih disayang dan tumbuh jadi pribadi yang hangat.

 

Laporan Gemma Fitri Purbaya


Sumber: Brightside

 

 

 

 

Beri Komentar