5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Remaja Pria (Foto: Shutterstock)
Dream - Memiliki anak laki-laki di rumah, meladeninya dengan segala kelincahan dan keusilannya punya tantangan sendiri. Menyuapi, mengantarnya ke sekolah dan mengurus segala keperluannya. Tapi saat beranjak remaja, kondisi ini akan jauh berubah.
Si laki-laki kecil Anda akan banyak mengalami perkembangan baik kognitif dan psikologisnya. Hormon remaja dan lingkungan pergaulan di sekolah sedikit banyak akan mengubahnya jadi
sosok yang berbeda. Apa saja yang akan dihadapi?
Malas berkomunikasi
Dulu saat masih di bangku TK atau SD, anak mungkin akan menceritakan banyak hal yang dialaminya di sekolah. Mulai dari pertemanan, guru, pelajaran, hingga jajanan kesukaannya. Tapi saat remaja, komunikasinya tak lagi intensif. Jangan kaget kalau ia hanya akan bicara seperlunya saat ada kebutuhan. Saat ditanya pun anak hanya akan memberi jawaban singkat.
Hal ini memang proses, anak semacam jadi lebih menarik diri. Tak perlu panik, tetap berikan perhatian dan pelukan seperti biasa. Nantinya ia akan tahu kalau ibu dan ayahnya selalu ada untuknya. Ajak juga teman anak-anak Anda main ke rumah agar tahu pergaulannya.
Tetap butuh pelukan
Meskipun sikapnya dingin dan sangat tak peduli, sebenarny anak remaja laki-laki tetap butuh pelukan dan kehangatan. Menunjukkan kasih sayang mungkin bisa dilakukan dengan berbagai cara dan mereka membutuhkannya. Bisa kecupan setelah solat bersama atau membuat bekal kesukaannya. Pastikan anak mendapat kehangatan dalam keluarga secara maksimal. Sehingga jika ia ingin melakukan sesuatu yang negatif, akan membuat pertimbangan panjang terutama memikirkan keluarganya.
Mulai bisa diandalkan
Anak laki-laki yang sudah remaja sebaiknya mulai diberikan tanggung jawab. Jika Anda sering memintanya mengantarkan sesuatu, memberi tugas khusus atau hal lain yang melatihnya tanggung jawab, maka ia akan jadi pribadi yang bisa diandalkan. Anda bisa tenang saat memintanya menjaga adiknya atau mengurus rumah. Berikan kepercayaan padanya, akan sangat baik bagi kematangan psikologisnya.
Sumber: Huffingtonpost
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman