AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Ilustrasi
Dream - Banyak orang berpendapat pekerjaan paling sulit di dunia adalah menjadi orangtua. Tak ada sekolah formal untuk ayah dan ibu agar menjadi orangtua yang baik. Anak-anak pun ada kalanya jadi penurut, namun seringkali juga melawan.
Gaya pengasuhan orangtua jadi penentu utama pembentukan kepribadian anak. Ada yang sangat ketat dan mengendalikan setiap aspek kehidupan anak. Ada juga yang melepas anak begitu saja, membiarkannya membuat keputusan dan merasakan kesalahannya sendiri.
Beda gaya pengasuhan, tapi satu yang pasti semua orangtua ingin melakukan yang terbaik untuk anak-anak mereka. Sebagai orangtua kita seringkali melakukan kesalahan dalam mengasuh, tapi usahakan untuk menghindari sikap-sikap berikut. Efeknya, bisa 'meracuni' kepribadian anak
Mengkritik apapun yang dilakukannya
Melontarkan kritikan memang kadang dibutuhkan, tapi jangan sampai tiap hal yang dilakukan anak selalu salah di mata Anda. Keinginan Anda dan anak seringkali berbeda, kritikan yang menjatuhkan hanya akan membuat kepercayaan dirinya menurun.
Biarkan anak membuat keputusan sendiri, jika memang ada kesalahan dia akan belajar dari hal tersebut. Daripada memberi kritik terus menerus lebih baik buka percakapan penuh diskusi dengan argumen yang baik. Hal ini akan memancing pemikiran kritis anak.
Terus memintanya untuk menghormati orangtua
Sikap orangtua yang seakan anak punya utang budi begitu banyak juga jadi hal yang sangat miris. Melontarkan kalimat meminta dihormati, balas budi dengan prestasi atau hal demikian justru membuat anak seakan jadi pribadi yang hanya dinilai rendah.
Ingatlah, anak bukan minta dilahirkan. Jadi bersikaplah penuh cinta dan kasih sayang padanya. Ajarkan norma dan kesopanan terus menerus. Tanpa perlu diminta, anak akan menghormati dan mencintai Anda tanpa pamrih.
Selalu menjadikannya pusat segala aktivitas
Opini dan kesukaan anak selalu dijadikan pertimbangan dalam membuat keputusan. Misalnya saat ingin liburan atau makan di luar, maka keputusan yang dibuat hanya mengikuti keinginan anak. Memang kadang kenyamanan mereka harus jadi pertimbangan. Tapi anak-anak juga penting untuk diajarkan tidak egois dan berempati akan kebutuhan orang lain. Dalam hal ini kebutuhan orangtua atau saudara-saudaranya.
Sumber: Quarters
Baca Juga: Pencipta Iphone Ini Miris dengan Kecanduan Anak Pada Gadget Ide 'Staycation' Seru Bareng Buah Hati Memberi Hukuman dengan Mengucilkan, Efektifkah? Sekolah Egalia, Tak Bedakan Murid dengan Gender Keterampilan Hidup yang Harus Diajarkan Segera Pada Si Kecil
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli