AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Balita Mandi.
Dream - Pemberian stimulasi merupakan hal penting agar perkembangan motorik si kecil jadi lebih maksimal. Dalam rentang usia 0 hingga 2 tahun anak berada pada tahap sensori-motor. Sensori sendiri bisa diartikan indera, sedangkan motor berhubungan dengan fisik atau gerak.
Jadi, balita dapat memahami lingkungannya dengan cara melihat, berjalan, meraba, mengecap, mencium dan menggerakan anggota tubuhnya. Pada bayi usia 12 hingga 18 bulan, mereka banyak tertarik pada sifat benda dan ingin mencoba hal-hal baru dari benda yang dilihatnya.
Misalnya, pada mainan balok, anak bisa mengambilnya lalu menjatuhkan, bisa juga mengambil yang lain untuk didorong-dorong. Anak mulai mengembangkan cara baru untuk mencapai tujuan dengan cara mencoba-coba. Untuk itu stimulasi penting dilakukan, berikut beberapa stimulasi penting untuk anak usia 12 hingga 18 bulan, yang sebaiknya diberikan secara teratur.
- Alat makan
Beri peralatan makan berupa sendok dan garpu, ajari bayi memegang sendok dan garpu untuk makan.
- Senam bayi
Untuk bayi yang sudah memiliki keterampilan berlutut, membungkuk dan berjalan mundur bisa diajak senam bayi. Ajak ia melakukan tiga kombinasi gerakan tersebut.
- Lempar bola
Ajak bayi bermain dan melempar bola. Meski ia belum bisa menangkap dengan baik tapi stimulasi ini penting agar si kecil belajar berkoordinasi dengan menggerakan tubuhnya.
- Pegang benda mungil
Cari benda-benda mungil tapi yang bertekstur lembut. Minta si kecil memindahkannya dari satu wadah ke wadah lain. Hal ini untuk melatih motorik halusnya.
Sumber: Jurnal Program Nutritalk
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli