Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
ASI Perah (Foto: Shuterstock)
Dream - Menyajikan air susu ibu (ASI) yang sudah diperah untuk bayi sebaiknya dalam kondisi suhu kamar. Tidak terlalu dingin maupun terlalu panas. Untuk itu biasanya, ASI perah (ASIP) yang disimpan dalam kulkas atau pun freezer dihangatkan terlebih dulu sebelum diberikan pada bayi.
Cara yang direkomendasikan untuk menghangat ASI adalah dengan merendamnya dalam air hangat atau panas. Namun bukan air mendidih di atas kompor. Hal ini untuk menurunkan suhunya secara perlahan agar zat gizi di dalamya tdak hilang.
Banyak yang buru-buru ingin menyajikan ASIP untuk bayi. Untuk mempercepat, ASIP pun dihangatkan di microwave. Menurut dr. Frieda Handayani hal itu tak boleh dilakukan.
" Hindari memanaskan kembali ASI perah dengan menggunakan microwave. (ASI perah yang disimpan di lemari es). Penelitian telah menunjukkan bahwa gelombang mikro (microwave) memanaskan ASI dan makanan bayi tidak secara merata, sehingga akan menghasilkan 'titik panas' yang bisa membakar mulut dan tenggorokan bayi," ungkap dr. Frieda di akun Instagramnya.
Ia pun menjelaskan memanaskan ASI dengan menggunakan microwave juga bisa menghilangkan banyak zat yang berguna untuk kekebalan tubuh. Termasuk zat yang berguna untuk melindungi dari serangan infeksi.
View this post on Instagram
" Untuk memanaskan ASI perah, siapkan semangkuk air hangat dan rendam ASI di dalam mangkuk, ini merupakan cara yang alami, sehingga ASI perah mendapatkan panas perlahan-lahan dan tidak merusak kandungan sistem imun dan perlindungan terhadap bakteri yang ada pada ASI perah," pesan dr. Frieda.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
