Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Anak (Foto: Shutterstock)
Dream - Latar belakang akademik tentunya dibutuhkan anak sebagai modal baginya untuk menjadi individu yang berkualitas. Pendidikan memang mampu memicu anak berpikir kritis, menyelesaikan masalah serta bersaing secara sehat.
Tapi untuk bersaing di dunia global dan dunia pekerjaan seperti sekarang, pencapaian akademik saja tak cukup. Tony Wagner, Co-Director dari Harvard's Change Leadership
Group menyebutkan bahwa mayoritas sekolah saat ini kurang mengajarkan ilmu praktik dan sosial kepada para muridnya.
Melalui bukunya yang berjudul The Global Achievement Gap, Tony mengidentifikasi tujuh kompentensi yang dibutuhkan oleh setiap anak agar sukses di dunia kerja. Ketahui apa saja kompetensi tersebut dan segera ajarkan pada buah hati di rumah.
1. Memiliki kemampuan menyelesaikan masalah
Setiap perusahaan akan berupaya menyempurnakan produk, proses dan juga servis agar bisa bertahan dari kerasnya persaingan. Untuk dapat melakukannya, mereka akan mencari pekerja
dengan kemampuan berpikir kritis dan pandai menyelesaikan masalah. Jadi mulai sekarang, jangan selalu menyelesaikan masalah yang dihadapi anak. Ajak mereka berdiskusi jika memang ada masalah lalu temukan solusi bersama.
2. Jiwa pemimpin dan mau bekerjasama
Kemampuan untuk memimpin harus diimbangi dengan kemampuan untuk bekerjasama dengan teman satu tim. Agar menjadi pemimpin yang hebat, anak idealnya harus memiliki etika yang
baik dalam kelompok sosialnya. Untuk hal ini peran orangtua begitu besar. Bisa memulainya dari rumah seperti membagi pekerjaan mengurus rumah dan minta anak untuk terlibat dalam membuat keputusan dalam rumah tangga.
3. Mudah beradaptasi
Kemampuan untuk mudah beradaptasi di setiap suasana dan bidang kerja merupakan kunci utama agar anak bisa sukses. Jangan segan untuk mengirim anak mengikuti camping liburan selama beberapa hari baik di luar kota atau bahkan di luar negeri.. Mereka akan belajar banyak hal dan menemui masalah. Pelajaran ini sangat dibutuhkannya untuk beradaptasi dalam segala situasi.
4. Inisiatif
Mereka yang memiliki inisiatif tinggi biasanya akan jadi pelopor dan pemimpin. Akan banyak terobosan lahir dari pemikirannya. Untuk memancing anak memiliki inisiatif tinggi, buat lingkungan yang kreatif. Menyediakan berbagai alternatif pilihan padanya dan jangan segan untuk meminta pendapat anak atas segala hal.
5. Kemampuan menulis dan berbicara
Beberapa orang kesulitan untuk menorehkan kata-kata melalui tulisan. Sebagian lainnya justru tidak percaya diri apabila berbicara. Kedua hal tersebut harus diseimbangkan agar si kecil
fasih berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.
6. Mengakses dan menganalisa informasi
Mereka yang memiliki informasi bisa jadi pemegang 'kunci' perusahaan. Untuk itu buat si kecil suka membaca dan mencari informasi di mana pun. Bukan hanya dari buku atau internet tapi juga dengan memperhatikan lingkungan sekitarnya.
7. Rasa penasaran dan imajinasi
Kombinasi dari keduanya mampu mendorong inovasi dan kemampuan memecahkan masalah. Sangat penting untuk terus mengasah imajinasi anak. Jangan lelah menjawab apabila si kecil selalu mengajukan pertanyaan atau menggambarkan imajinasinya.
Sumber: We Forum
Laporan Annisa Mutiara
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol