Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Tak Diduga, Ini Efek Hadirnya Anak Kedua Pada Mental Orangtua

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 18 Desember 2018 16:12
Tak Diduga, Ini Efek Hadirnya Anak Kedua Pada Mental Orangtua
Kehadiran anak kedua menggandakan tekanan waktu pada orangtua.

Dream - Kehadiran anak dalam sebuah keluarga jadi hal yang kerap dinantikan. Terutama setelah menikah, saat menunggu kehadiran anak pertama. Segala macam usaha dilakukan untuk memberikan yang terbaik pada anak.

Lalu bagaimana setelah kehadiran anak kedua? Household, Income and Labour Dynamics (HILDA) di Australia melakukan survei pada 20.000 orang Australia yang berusia di atas 16 tahun.

Seperti dikutip dari KidSpot, survei dilakukan untuk mengetahui kesehatan mental orang tua ketika anak pertama lahir dibandingkan saat anak kedua lahir. Kelahiran anak pertama, mengenalkan orangtua pada kehidupan baru. Membuat mereka beradaptasi dengan cepat dan belajar.

Lalu kehadiran anak kedua, para orangtua telah memiliki keterampilan mengurus anak. Rupanya hal itu tak lantas membuat mereka lebih mudah. Justru sebaliknya, jauh lebih stres.

Kehadiran anak kedua menggandakan tekanan waktu pada orangtua. Membagi perhatian antara anak pertama, anak kedua, pekerjaan serta kebutuhan rumah tangga. Dari hasil survei juga mengungkap semakin memperlebar kesenjangan antara ibu dan ayah.

Tekanan waktu ini pada ibu bisa meningkatkan kemampuannya dalam mengelola waktu dan emosi dengan baik. Namun pada ayah justru sebalik. Kesehatan mentalnya justru menurun.

Membagi waktu, memastikan setiap anak mendapat perawatan, kesehatan dan pendidikan yang baik memang bukan perkara mudah. Dibutuhkan kerja sama serta sistem yang mumpuni agar semuanya bisa berjalan seimbang.

Kerja sama ibu dan ayah sangat diperlukan. Meski sudah memiliki peran masing-masing, saling membantu dan mengerti adalah kuncinya. Pasalnya, menjadi orangtua adalah sebuah proses belajar dan adaptasi terus-menerus.

 

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More