Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Tanpa Disadari, Orangtua Sering Permalukan Anak Depan Umum

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 4 Januari 2017 20:00
Tanpa Disadari, Orangtua Sering Permalukan Anak Depan Umum
Cara tersebut tidak efektif. Malah bisa merusak hubungan orangtua dengan anak.

Dream - Menceritakan pada orang lain sikap buruk anak di rumah atau mengunggah foto si kecil sedang tantrum di media sosial. Mungkin bagi beberapa orangtua hal tersebut hanya sekedar candaan. Tapi bagi anak dampaknya bisa sangat buruk, terutama pada perkembangan psikologisnya.

Ada juga yang menggunakan trik 'mempermalukan' tersebut untuk menghukum anak, agar ia merasa malu dan tak lagi mengulangi perbuatannya. Tapi, percayalah cara tersebut tidak
efektif. Malah bisa merusak hubungan orangtua dengan anak.

" Mempermalukan anak hanya akan membuat anak merasa malu, ia bisa kehilangan kepercayaan diri dan juga menimbulkan perasaan benci pada orangtuanya," kata Janes Wolf, seorang psikolog anak.

Untuk itu jangan pernah lagi menceritakan keburukan anak depan umum. Termasuk membagi percakapan privat Anda dengan anak di media sosial. Jika si anak sudah cukup besar, usia 7 tahun ke atas sebenarnya sudah bisa diajak bicara.

" Anda bisa saja minta izin pada anak jika memang ingin membagi cerita lucu terkait dirinya di media sosial. Apabila anak tidak mengizinkan, jangan membaginya. Tapi jika ia tak masalah, baru bisa diposting," kata Wolf.

Menurut Wolf hal tersebut juga melatih anak agar selalu menghargai pendapat orang lain dan tak mudah mempermalukan orang. Lalu bagaimana jika orangtua terlanjur mempermalukan anak? Hal pertama yang harus dilakukan tentu saja minta maaf.

" Jangan malu untuk minta maaf pada anak, dengan begitu anak tahu kalau orangtua juga manusia yang melakukan kesalahan. Dan konsekuensi dari kesalahan adalah meminta maaf.
Hubungan dengan anak juga jadi tetap baik," kata Wolf.

Sumber: About

 

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More