Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Sahabat Dream termasuk perempuan yang tanggal menstruasinya selalu teratur? Saat telat pasti akan muncul kecurigaan. Apalagi jika telat haid selama lebih dari dua minggu, kita cenderung akan mengira kalau terjadi kehamilan.
Namun saat melakukan pemeriksaan melalui test pack ternyata negatif. Jika mengalami kondisi tersebut bisa jadi Sahabat Dream mengalami Amenore Sekunder. Amenore sekunder, seperti dikutip dari Dokter Sehat, adalah kondisi di mana perempuan yang sebelumnya pernah menstruasi secara normal, kemudian kini terhenti siklusnya.
Penyebabnya bervariasi seperti kondisi yang mempengaruhi indung telur, rahim, hipotalamus, atau kelenjar pituitari. Salah satu yang sering terjadi adalah amenore karena masalah pada
hipotalamus.
Hal tersebut bisa terjadi karena ada gangguan pada hormon regulator yang mempengaruhi kerja kelenjar pituitari. Kelenjar tersebut berperan besar dalam siklus haid. Ada beberapa kondisi yang dapat mempengaruhi kerja hipotalamus.
Antara lain, penurunan penurunan berat badan yang ekstrem, stres emosional atau fisik, olahraga yang ketat atau penyakit parah. Menurut dokter Yudhistia, spesialis obstetri dan
ginekologi, kondisi ini bisa terjadi sampai 3 bulan.
" Tapi kalau sampai ditunggu 3 bulan gak datang-datang juga mens-nya, maka perlu ke dokter. Oleh dokter akan diperiksa, apakah ada masalah di anatomi. Biasanya dengan USG dan
pemeriksaan vagina (vaginal and gyn exam)," ungkap dr. Yudhis, seperti dikutip dari Hamil.in
Ia juga menjelaskan jika baru telat haid selama satu hingga dua bulan, tak perlu panik. Kecuali memang sedang merencanakan kehamilan. Apabila haid tak kunjung terjadi selama tiga bulan,
segera periksakan diri ke dokter.
Sumber: Hamil.in/ Dokter Sehat
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol