5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Memiliki anak kedua, berarti kita harus menyiapkan banyak hal. Salah satunya, menyiapkan mental si kakak yang akan memiliki adik dan 'berbagi' ayah bundanya. Tak mudah memang, apalagi jika jarak kehamilan cukup jauh.
Rasa cemburu yang muncul adalah hal yang wajar. Bukan berarti kita harus menekannya tapi harus membuat si kakak bisa menghadapi situasi yang baru dengan baik. Mampu beradaptasi serta bisa menyampaikan perasaannya.
Bagaimana caranya? Ikuti saja langkah-langkah yang disarankan dari dari Babyologist berikut.
1. Mengenalkan adik bayi mulai dari kandungan
Cara ini adalah cara paling utama agar sang kakak tidak terlalu kaget akan kehadiran adiknya bahkan dia akan mulai belajar menyayangi adiknya sedari adiknya masih di dalam kandungan. Ajak si kakak saat memeriksakan kandungan, beri hadiah saat adiknya lahir dan ucapkan selamat karena sudah menjadi kakak. Dengan begitu ia bangga dengan predikat barunya menjadi seorang 'kakak'.
2. Mengajak kakak ikut dalam mengasuh adiknya
Mencoba mengajak kakaknya dalam mengasuh adiknya menjadi cara yang sangat ampuh. Kakak akan sedikit demi sedikit mulai memahami kebutuhan sang adik. Misalnya, ikut melihat dan membantu menggantikan popoknya, ikut melihat saat adiknya dimandikan, juga bisa dengan meminta tolong kakaknya membawakan baju adiknya atau popoknya saat digantikan.
3. Bermain bersama
Momen bermain bersama adiknya akan membentuk ikata antara kakak dan adik bahkan semakin hari kakaknya akan terbangun rasa inisatif untuk menyayangi adiknya dengan mengajaknya bermain.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?