8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Ilustrasi
Dream - Perkembangan anak memang berbeda-beda. Ada yang sudah bisa berjalan, namun ada juga yang masih merangkak padahal usianya tak berbeda jauh. Tapi jika ketika mencapai usia tertentu ada kemampuan yang tak kunjung dikuasai anak, jangan segan untuk berkosultasi dengan dokter tumbuh kembang.
Salah satu yang kini banyak dialami balita adalah keterlambatan bicara. Ternyata kasus keterlambatan bicara ini salah satu pemicunya adalah penggunaan tablet, ponsel serta gadget yang berlebihan pada balita.
Hal ini terungkap dalam penelitian yang dipublikasi dalam Pediatric Academic Societies Meeting 2017. Tim peneliti dari University of Toronto, menganalisis kemampuan bahasa dan berbicara 900 balita. Antara lain untuk mengetahui fokus perhatian, kemampuan menyusun kata serta seberapa banyak kata yang diucapkan ketika berusia 18 bulan.
Sebanyak 20 persen anak-anak tersebut melihat layar selama 28 menit setiap hari. Dari penelitian diketahui tiap 30 menit waktu anak-anak menatap layar maka risiko mengalami keterlambatan bicaranya naik hingga 49 persen.
" Hasil penelitian awal menunjukkan penggunaan tablet serta ponsel pada anak menunjukkan efek signifikan pada keterlambatan bicara anak. Meskipun dibutuhkan penelitian lanjut untuk mengetahui secara detail," ujar Dr. Catherine Birken, dokter anak dan juga salah satu peneliti, seperti dikutip dari CNN
Saat ini American Academy of Pediatrics (AAP) menekankan untuk tidak mengenalkan gadget baik ponsel maupun tablet pada bayi di bawah 18 bulan. Untuk usia 18 hingga 24 bulan, AAP membatasi tontonan yang berkualitas di gadget dan penggunaan yang sepenuhnya di bawah pengawasan orangtua.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO