Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto: Shutterstock
Tungau bisa memicu alergi pada sebagian orang.
Dream - Belakangan ini, banyak beredar seni merapikan barang supaya kita merasa lebih nyaman berada di satu ruangan.
Namun, pintar merapikan barang saja tidak cukup. Sahabat Dream memerlukan tempat yang tepat agar barang bisa terawat dan tidak menjadi sarang penyakit.
Seperti yang diungkapkan Budi Setiabudiawan, Konsultan Alergi dan Imunologi Anak bahwa menyimpan buku, majalan dan koran sebaiknya di tempat tertutup. Bahkan kalau bisa, disimpan di luar ruangan.
"Sebaiknya disimpan di leari atau kotak tertutup. Kalau terbuka, nanti banyak debu dan tungau. Apalagi, kalau ada kipas angin yang menyebabkan debu dan tungaunya semakin tersebar dan menyebabkan alergi," ujarnya di Rumah Maroko, Jakarta Pusat, Rabu kemarin.
Selain buku, majalah dan koran, ia pun menyarankan untuk mengurangi penyimpanan boneka berbulu di area kamar. "Itu sarangnya debu dan tungau. Nanti, anak main boneka dan dicium atau dihisap jadi lebih berbahaya, terutama jika alergi".
Untuk menjaga kamar tetap nyaman dan bebas tungau, Sahabat Dream bisa menghindari penggunaan karpet di dalam ruangan keluarga maupun kamar.
Bahan bantal pun berpengaruh besar untuk membuat ruangan bebas tungau. "Bantal sebaiknya terbuat dari busa. Jangan dari kapuk, dacron atau bulu angsa supaya bebas tungau maupun alergi. Gorden pun harus sering dicuci," tutupnya.