Kamis, 5 November 2026 Cari
Do It Yourself

Trik Mengenali Kontraksi Palsu

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 15 Maret 2017 13:59
Trik Mengenali Kontraksi Palsu

Pemeriksaan Cardiotocography (CTG)

Rasa nyeri kontraksi muncul tapi bukan sebagai tanda awal persalinan.

Dream - Selama kehamilan, nyeri di area punggung, perut bawah hingga kaki, pastinya sering terjadi. Terutama di usia kandungan 35 minggu ke atas. Rasa nyeri ini sering disalahartikan oleh para ibu sebagai nyeri kontraksi penanda persalinan.

Padahal sebenarnya itu merupakan rasa nyeri yang bisa muncul kapan saja dan bukan sebagai tanda bukaan persalinan. Kontraksi ini sering diistilahkan sebagai kontraksi palsu atau Braxton Hicks.

Kontraksi tersebut merupakan tanda pergerakan pada rahim yang dimulai pada awal kehamilan hingga jelang melahirkan, meskipun banyak yang tak menyadarinya hingga usia kandungan meningkat. Gejala ini ditemukan oleh seorang dokter asal Inggris pada 1872, John Braxton Hicks.

Para ibu hamil sebaiknya jangan langsung menyimpulkan tiap kontraksi yang muncul sebagai tanda awal persalinan. Untuk membedakan Braxton Hicks dengan kontraksi jelang persalinan ada yang harus diperhatikan. Berikut beberapa tanda yang dialami ketika seorang ibu hamil mengalami kontraksi palsu

- Kontraksi tak beraturan
Kontraksi yang muncul sangat intensif tapi lima menit kemudian samar atau hilang sama sekali. Level rasa nyeri pun tak stabil. Kontraksi jelang persalinan biasanya makin lama makin nyeri dan terus meningkat seiiring bukaan.

- Tidak ada flek atau darah yang keluar dari vagina
Sebelum persalinan, vagina biasanya mengeluarkan darah kental atau flek. Jika kontraksi tanpa disertai tanda tersebut bisa jadi kontraksi palsu.

- Ketuban tidak pecah
Kontraksi ringan tanpa disertai pecahnya air ketuban atau rembes juga bisa jadi tanpa kontraksi palsu.

Braxton Hicks dapat terjadi kapan saja, terutama ketika malam hari saat ibu hamil kurang minum air, kandung kemih terasa penuh atau saat dan setelah berhubungan seksual. Untuk meringankan gejala kontraksi, coba tarik napas panjang dan fokuskan pikiran lebih tenang, bisa juga berjalan-jalan, mengubah posisi, beristirahat, minum banyak air putih, berendam atau mandi air hangat.

Jika memang ragu, segera periksakan ke dokter atau rumah sakit. Untuk mengetahui apakah kontraksi yang muncul Braxton Hicks atau bukan, akan dilakukan pemeriksaan cardiotocography (CTG) untuk mengetahui detak jantung janin dan kontraksi uterus selama kehamilan.

 

Laporan Gemma Fitri Purbaya

 

Sumber: Baby Center

 

Daftarkan email anda untuk berlangganan berita terbaru kami

Jangan Lewatkan

Selengkapnya