Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Masalah kulit tak hanya berlangsung di masa pubertas. Bagi sebagian perempuan, masalah kulit justru muncul di masa kehamilan. Salah satu yang paling menyebalkan adalah stretch mark.
Stretch mark merupakan guratan berwarna putih yang terjadi akibat ekspansi kulit. Guratan tersebut biasanya muncul di daerah yang memiliki timbunan lemak seperti perut, pinggul dan
paha bagian dalam. Pada wanita hamil, stretch mark mulai muncul di trimester kedua karena bagian perut yang semakin membesar.
" Stretch mark itu perubahan biologis pada tubuh yang berlangsung cukup kompleks. Kulit dapat meregang dengan sangat cepat, namun tubuh tidak bisa menyeimbangi produksi kolagen,"
kata dokter Kevin Maharis, spesialis kulit dan kecantikan, di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.
Untuk meminimalisir timbulnya stretch mark, dr. Kevin menyarankan untuk rajin memakai essential oil sejak awal masa kehamilan. Berbagai jenis minyak alami bisa digunakan, seperti
minyak zaitun dan biji bunga matahari.
Jangan panik ketika stretch mark muncul. Lanjutkan pemakaian minyak hingga bekasnya tersamarkan. Stretch mark biasanya disertai dengan inflamasi sehingga menimbulkan sensasi gatal.
Disarankan untuk tidak digaruk agar stretch mark tidak menyebar. Gunakan gel lidah buaya untuk meredakan inflamasi.
" Memang ada cara cepat untuk menghilangkannya, seperti dengan memakai obat-obatan. Tapi harus dikonsultasikan dulu dengan dokter kandungan. Treatment kecantikan juga sebaiknya
dilakukan setelah melahirkan," tuturnya.
Selain kehamilan, stretch mark juga bisa disebabkan oleh perubahan bentuk tubuh yang drastis, seperti diet esktrem. Olahraga berat juga berisiko menyebabkan stretch mark. Pastikan
untuk merawat kulit dengan moisturizer setelah berolahraga.
Laporan Annisa Mutiara
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari