Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Mendapat anugerah berupa keturunan merupakan hal yang patut kita syukuri. Salah satu cara bersyukur pada Allah SWT, saat buah hati lahir ke dunia adalah melangsungkan akikah.
Akikah, seperti dikutip dari DalamIslam.com, memotong kambing dalam rangka mensyukuri kelahiran sang bayi yang dilakukan pada hari ketujuh dari kelahirannya. Hal ini sebagai pengamalan terhadap sunnah Nabi Muhammad SAW.
Banyak hadits yang meriwayatkan tentang akikah. Salah satunya dari Sulaiman ibn Amir Adh Dhaby radluyallahu Anhu berkata:
Rasulullah saw bersabda “anak yang baru lahir hendaknya diaqiqahi, alirkanlah darah (sembelihlah kambing) dan hilangkanlah kotoran serta penyakit yang menyertai anak tersebut (cukurlah rambutnya).” (H. R. Bukhori dalam shahihnya secara mu’allaq (tanpa menyebutkan sanad) dan Thahawi menilai hadits itu sebagai hadits maushul. Hadits itu juga diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Daud, dan Turmudzi).
Akikah memang bersifat sunnah. Sangat dianjurkan dilakukan oleh orangtua jika anaknya lahir ke dunia. Menyembelih satu kambing untuk perempuan dan menyembelih dua kambing untuk anak laki-laki.
Ada lima keutamaan melakukan akikah bagi anak dan orangtua. Apa saja?
© Dream
Melaksanakan sunnah Rasul jadi salah satu cara menunjukkan kalau kita mencintai Nabi Muhammad dan mencintai Islam.
Mengapa demikian? Karena semua sumber dasar Islam ada pada Alquran dan sunnah. Melaksanakan sunnah, insyaallah mendapatkan pahala dan keberkahan, baik untuk orangtua maupun bayi yang diakikahkan.
© Dream
Akikah juga disertai dengan mencukur rambut bayi dengan niat menghilangkan kotoran dan penyakit. Niat baik ini sangat penting, berupa permohonan kepada Allah SWT agar anak dijauhkan dari penyakit berbahaya termasuk 'kotoran' yang bisa merusak hatinya.
© Dream
Pada acara akikah biasanya disertai dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran, tahlil dan salawat. Termasuk pemberian tausiyah oleh ustaz atau ustazah. Hal ini membuat pelaksana akikah menjadi meningkatkan ibadahnya.
© Dream
Saat gelaran akikah tentunya disertai doa-doa untuk mendoakan bayi. Doa dari orangtua, saudara serta kerabat di awal kehidupan di dunia, diharapkan mampu mengantarkannya menjadi yang saleh dan salehan serta selalu mendapat lindungan dari Allah SWT.
© Dream
Dengan mengundang kerabat serta saudara ke rumah untuk membaca doa, tentunya akan meningkatkan silahturahim. Termasuk membagi daging akikah pada sesama muslim dapat meningkatkan rasa kedekatan dan persaudaraan.
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement

Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Apa Penyebabnya? Bukan Sekadar Soal Pasokan Energi

Benarkah Otot Bisa Berubah Menjadi Lemak Jika Berhenti Olahraga? Ini Penjelasan Ahli

Pawang Hujan Bisa Mendatangkan atau Mengusir Hujan? Ini Jawaban Sains



Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?
