Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
(Foto: Cikalnews.com)
Dream - Dua pendaki yang hilang di Gunung Semeru akhirnya ditemukan. Kedua pendaki bernama Supriyadi (26 tahun) dan Zirli Gita Ayu (16 tahun) yang hilang di Semeru sejak Jumat, 20 Mei 2016 itu pun telah dievakuasi oleh Tim SAR pada Selasa malam.
" Korban dijemput di Perenang dengan menggunakan 9 unit motor trail. Diperkirakan pukul 22.00 WIB sampai di Tawon Songo dan selanjutnya dibawa ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya," kata Ketua BPDB Lumajang, Hendro Wahyono, dikutip dari Merdeka.com.
Dua pendaki ditemukan selamat dalam kondisi lemas. Kedua korban ditemukan pukul 16.17 WIB di Gunung Boto Desa Pasrujambe, Kabupaten Lumajang.
Mereka juga dilaporkan tidak mengalami luka. Hanya saja berada dalam kondisi yang benar-benar lemah karena tak mendapatkan asupan makanan selama beberapa hari.
© Dream
Dream - Dua pendaki dilaporkan hilang di Semeru pada Jumat, 20 Mei 2016 lalu. Mereka adalah Supriyadi (26 tahun) dan Zirli Gita Ayu Savitri (16 tahun). Keduanya diketahui merupakan warga Kabupaten Cirebon.
Satu hal yang mengejutkan, salah seorang korban dikabarkan sempat mengirim pesan singkat (SMS) kepada kerabatnya pada Minggu siang, 22 Mei. SMS pertama diterima pukul 12.28 WIB, dengan bahasa Cirebon, yang berbunyi: " Ang kita bli bisa balik… Waraen bae ema karo bapa… kita kesasar ng gunung semeru. Dongakaken bae… bkat slamet ya alhamdlillah… Bokat beli jaluk pangapurae ng kabeane yah."
Lebih kurang pesan tersebut berarti: Kak, saya tidak bisa pulang… bilangin saja ke ibu dan bapak… saya tersesat di gunung semeru. Doain saja… jika selamat ya alhamdulillah… jika tidak minta maaf buat semuanya ya.
Pesan singkat kedua diterima 18 menit kemudian, yang berbunyi: " Kita terus mudun meluan jurang mata aliran mata air…"
Artinya: Saya terus turun mengikuti jurang mata aliran mata air….
Supriyadi juga sempat mengabarkan melalui pesan singkat sebelumnya jika dia dalam keadaan sehat. " Masih terdiam di salah satu mata air karena kehabisan perbekalan," ujar Armadi, orangtua Supriyadi, dikutip dari mapalaptm.com.
Diungkapkan Armadi, untuk saat ini keluarga hanya bisa pasrah dan memohon doa untuk keselamatan Supriyadi. Sementara itu, tim penyelamat yang terdiri dari 50 orang personel sudah dikirim ke lokasi untuk melakukan pencarian sejak Jumat 20 Mei 2016.
© Dream
Dream - Pencarian pendaki Gunung Semeru yang dilaporkan hilang sejak Kamis, 19 Mei 2016 dikabarkan telah menemukan titik terang. Jejak dua pendaki bernama Supriyadi (23 tahun) dan Zirli (16 tahun) mulai ditemukan. Diperkirakan keduanya berada di Sumber Mani.
Pesan SMS yang sempat dikirim korban kepada rekan mendakinya telah membantu tim SAR dalam proses pencarian. Dalam pesan singkat tersebut korban mengaku berada di aliran dekat air terjun.
Sebelumnya dilaporkan, dua pendaki yang hilang ini awalnya mendaki dengan rombongan berjumlah enam orang. Namun karena salah satu pendaki terserang sakit, dua pendaki memutuskan untuk turun. Sedangkan empat lainnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Namun setelah sampai di Watugedhe dan beristirahat, seorang pendaki kembali merasa sakit dan tidak kuat melanjutkan perjalanan. Lalu Supriyadi dan Zirli memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dan dua pendaki lainnya memutuskan untuk menunggu di Watugedhe. Nahas, sejak itu keberadaan keduanya tak diketahui lagi. Diduga Supriyadi dan Zirli tersesat.
Tim SAR dikerahkan untuk melakukan pencarian sejak Jumat, 20 Mei 2016. Dan akhirnya, tim pencari mulai menemukan jejak korban. Informasi ini pun disebar di beberapa grup pendaki di Facebook.

Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
