Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Goasiaplus)
Dream - Berdiri sejak 2011, kini Tiket.com telah menginjak usia 5 tahun. Memasuki usia tersebut, Online Travel Agent (OTA) itu kini telah berkembang pesat dan mengalami pertumbuhan yang positif.
Jumlah pengguna Tiket.com terus bertumbuh hingga mencapai 3,5 juta users dan 1,5 juta total apps downlaod. Traffic pengakses situs Tiket.com pun mengalami kenaikan yang luar biasa yaitu 70%.
Tahun ini, Tiket.com pun lebih memaksimalkan aplikasinya baik di Android maupun IOS karena strategi tersebut menjadi salah satu penyumbang revenue. Namun tahun depan, ada strategi baru yang siap diusung OTA ini guna meningkatkan eksistensinya di mata publik.
" Tahun depan, Tiket.com akan memfokuskan untuk pengembangan produk hotel dan customer loyalty yang merupakan pembeda Tiket.com dengan OTA lain serta untuk memberikan nilai tambah bagi customer," pungkas Gaery Undarsa, Chief Communication Officer Tiket.com ditemui Kamis, 24 November 2016.
Gaery menambahkan dengan berpegang pada konsep real bisnis model dan smart spending marketing, Tiket.com tetap menargetkan untuk konsisten mencapai pertumbuhan lebih dari 100% di tahun 2017 tanpa harus mengorbankan fundamental bisnis.
Hal ini menunjukkan bahwa Tiket.com cukup berbeda dengan OTA lainnya yang umumnya hanya fokus pada growth dengan mengorbankan fundamental atau bottom line.
Natali Ardianto selaku Chief Technology Office menambahkan bahwa Tiket.com bukan hanya bermain harga, melainkan layanan. " Kami merasa dengan mengembangkan produk hotel dan customer loyalty, akan membuat Tiket.com menjadi nomor 1 di mata customer," katanya.
(Laporan: Nanda Febriani)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya