Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pulau Kelinci, Jepang (Foto: Pinterest)
Dream - Jepang memang selalu punya hal menarik yang bisa membetot perhatian wisatawan mancanegara. Salah satunya, keberadaan 3 pulau unik yang mayoritas penghuninya adalah binatang.
Karena keunikannya itu, pulau-pulau hewan di Jepang ini pun sukses menarik perhatian wisatawan. Tak hanya lokal tapi juga mancanegara. Kebanyakan dari mereka tentu saja adalah para pecinta satwa.
Tak jarang, ada dari mereka yang sengaja datang jauh-jauh ke pulau-pulau tersebut hanya demi berinteraksi dengan hewan-hewan yang ada di sana. Penasaran dengan pulau-pulau yang dimaksud? Yuk simak langsung ulasannya.
1. Pulau Kucing
Pulau ini akan menjadi surga bagi para pecinta kucing. Kenapa? Karena populasi kucing di Aoshima, Pulau Ishinomaki ini mencapai 120 ekor dan melebihi jumlah manusia yang hidup di sana.
Dulu, para nelayan menjadikan kucing sebagai pengusir tikus yang menggigiti kapal mereka. Seiring berjalannya waktu, hewan manis ini berkembang biak sehingga jumlahnya menjadi banyak.
Warga Aoshima pun percaya kalau kucing adalah hewan pembawa keberuntungan. Nggak tanggung-tanggung, warga setempat bahkan membangun kuil yang mereka persembahkan untuk kucing, yaitu Neko-jinja.
2. Pulau Kelinci
Siap-siap menerima sambutan dari makhluk berbulu tebal dan bertelinga panjang saat kamu berkunjung ke Pulau Okunoshima, ya. Ada sekitar 300 ekor kelinci yang hidup di The Rabbit Island atau Usagi Jima ini.
Masyarakat setempat pun melarang jenis hewan seperti anjing atau kucing masuk ke wilayah ini, karena dianggap dapat mengancam populasi kelinci.
Tidak ada yang tahu asal usul pasti dari keberadaan kelinci di pulau ini. Namun ada yang memperkirakan kalau pada awal abad ke-20, daerah ini dijadikan sebagai lokasi untuk proyek senjata kimia.
Sebagai percobaan, mereka membawa kelinci ke pulau ini. Ternyata, gas tersebut tidak mematikan sehingga hewan-hewan tersebut tetap hidup dan berkembang biak dengan baik.
Ulasan selengkapnya yuk simak di sini.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012