Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Traveloka (Dream.co.id/Cynthia Amanda Male)
Dream - Jumlah orang Indonesia yang ingin berwisata ke luar negeri terus meningkat dari tahun ke tahun. Ada sejumlah faktor yang memicu peningkatan tersebut.
Salah satu faktor yang cukup dominan yaitu banyaknya promo tiket pesawat maupun hotel yang disediakan oleh biro travel. Apalagi setelah makin banyaknya muncul e-commerce bidang traveling.
Tak hanya promo tiket, negara yang dituju pun semakin beragam. Tetapi, ada beberapa negara yang difavoritkan traveler Indonesia.

Partnerships Leader Traveloka, Stevens Hendrajaya, mengatakan Jepang masih menjadi tujuan yang paling diminati traveler Indonesia. Hal itu didasarkan dari hasil survei pemesanan tiket dan hotel.
" Jepang nomor satu, lalu, ada Australia dan negara South East Asia seperti Singapura, Malaysia dan Thailand. Singapura dan Malaysia secara fair bersaing," ujar Stevens dalam acara Jepang Hadirkan Pameran Wisata Online di All Seasons, Jakarta, Jumat 31 Januari 2020.
Negara tersebut menjadi tujuan favorit karena penawaran yang diberikan airline partners. " Kami sering melakukan outbound promotion ke destinasi tersebut. Mereka lihat offernya menarik, ditambah effort tourism board mempromosikan destinasi mereka," kata Stevens.

Tahun ini, harga tiket diperkirakan bersaing dengan promo sebelumnya. Selain itu, pengalaman yang ditawarkan oleh negara tujuan juga semakin banyak. Mulai dari mengunjungi wahana atraksi atau dining experience.
" Dari sisi spending di luar atraksi, memang ada shift. Di luar itu, dari sisi outbound, yang tadinya orang lebih ke domestik, mereka mulai eksplor. Dengan adanya kita, mereka mau mencoba overseas travel mulai dari Singapura dan Malaysia," tutup Stevens.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya