Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
NGV Intenational, Australia (Foto: Coolerinsights.com)
Dream - Sahabat Dream Travel punya rencana berlibur ke Australia saat musim Lebaran nanti? Kalau ya, berarti kamu nggak boleh melewatkan pameran yang satu ini untuk dimasukkan ke dalam daftar 'places-to-go'.
Adalah pameran paling akbar 'Vincent van Gogh, Van Gogh and the Seasons' yang akan digelar di Melbourne, Australia pada 28 April – 9 Juli 2017. Pameran ini akan dibuka dengan pertunjukan perdana eksklusif pada 27 April 2017 di NGV Intenational dan akan dihadiri oleh keturunan dari Vincent van Gogh, Josien van Gogh dan Sylvia Cramer beserta Sjraar van Heugthen, kurator pameran ini dan mantan Pimpinan Koleksi di Van Gogh Museum.
'Van Gogh and the Seasons' secara eksklusif diadakan di Melbourne dan menghadirkan koleksi terbesar karya seni Van Gogh untuk pertama kalinya di Australia. Van Gogh sebagai salah satu tokoh yang paling menonjol dalam sejarah seni memiliki karir yang tergolong singkat, selama hampir tidak lebih dari satu dasawarsa, namun memberikan warisan seni yang terus memberi inspirasi kepada para seniman, serta memukau masyarakat hingga kini.
Menampilkan 50 karya agung Van Gogh yang memukau, dengan sapuan warna yang hidup, 'Van Gogh and the Seasons' menampilkan keterikatan yang erat antara sang seniman visioner ini dengan sang musim--musim semi dengan kebun yang menghijau dan padang rumput nan segar; musim panas dengan bulir-bulir gandum yang siap dipanen dan yang berkilauan di bawah panasnya mentari; musim gugur dengan panen berlimpah dan sosok-sosok penabur benih yang berdiri dalam kesendirian; dan musim dingin dengan pemandangan petani yang menggali kentang dari dalam tanah ladang nan beku.

Bagi Van Gogh, berbagai musim itu mencerminkan siklus kehidupan--kelahiran, masa tumbuh kembang, dewasa dan kematian. Bagi sang seniman, siklus yang terjadi terus-menerus ini melambangkan kebesaran alam dan keberadaan suatu kekuatan yang lebih tinggi.
Tony Ellwood, Direktur NGV mengatakan, rasa cinta Van Gogh kepada sang musim sangatlah mendalam dan memainkan peran penting dalam kehidupan dan kegiatannya. Keterpesonaannya pada musim panas, musim gugur, musim dingin dan musim semi serta pada siklus abadi di alam ini terlihat pada energi dan dinamisme dari sentuhan kuasnya yang khas, yang hampir seperti melompat dari kanvas dengan pancaran kehidupan.
"Van Gogh and the Seasons merupakan suatu kebanggaan besar bagi The National Gallery of Victoria, dan memberikan peluang bagi khalayak luas untuk menikmati pameran terakbar yang menampilkan karya-karya teragung Van Gogh yang pertama kali digelar di Australia, dan yang sebagian besar belum pernah dipamerkan di negara ini," kata Tony dikutip dari keterangan pers tertulis, Kamis 27 April 2017.
Pameran ini diadakan oleh The National Gallery of Victoria dan Art Exhibitions Australia dan dibuka setiap hari pukul 10.00-17.00 waktu setempat. Tiket tersedia di NGV.MELBOURNE.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS