6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bandung (Foto: Indonesia.travel)
Dream - Indonesia untuk kedua kalinya terpilih sebagai tuan rumah penyelenggara Asia Tourism Forum (ATF). Rencananya, acara tersebut akan digelar 7-9 Mei 2016 di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung, Jawa Barat.
ATF 2016 akan dihadiri oleh pembicara-pembicara penting seperti Prof Kaye Chon (Hong Kong Polytechnic University) sebagai founder ATF dan Menteri Pariwisata RI Arief Yahya. Turut hadir pula tokoh pariwisata terkenal dunia seperti Prof Alastair M Morrison.
Menurut Ketua Pelaksana, Endang Komesty, sekitar 300 peserta sudah mengkonfirmasi kehadirannya. Mereka berasal dari Australia, Bangladesh, Mesir, Hong Kong, Singapura, Inggris, Amerika, Filipina dan Prancis. Jumlah makalah yang diajukan mencapai 200 makalah, melebihi target yang ditetapkan panitia, yaitu 150 makalah.
" Selain mempresentasikan seminar, kami akan menggelar press tour, salah satunya memperkenalkan wisata syariah," kata Endang seperti dikutip dari Situs Kementerian Pariwisata, Indonesia.travel.
Ada 5 paket wisata yang disiapkan, antara lain wisata syariah, Bandung art tour, Bandung high land, Bandung side city, dan wisata heritage trail.
Untuk wisata syariah, para peserta akan dibawa mengunjungi beberapa masjid yaitu Masjid Lautze, Masjid Cipaganti, dan Masjid Raya Jawa Barat.
Untuk diketahui, ATF merupakan forum internasional yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali sejak 1993. Melalui forum ini para stakeholders di bidang pariwisata bersama-sama saling bertukar informasi penelitian penting sebagai upaya pengembangan industri pariwisata berkelanjutan baik di Asia maupun di dunia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
