BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Durian Fair 2016 (Foto: Ratih Wulan/Dream.co.id)
Dream - Ratusan warga Jakarta membanjiri area Durian Fair 2016 yang digelar di Teras Berlian Blok M Square, Jakarta Selatan akhir pekan lalu. Para pengunjung berjubel memadati deretan stan-stan penjual durian dari berbagai daerah.
Berbagai jenis durian lokal dijual dengan harga variatif yang menggoda. Beberapa di antaranya yaitu durian Bawor dari Banyumas, durian Kholil dari Semarang. Durian jenis Matahari, Jabrik dan Rancamaya dari Bogor. Kemudian jenis Sukasari berasal dari Bogor, Petrok Podang dari Semarang dan terakhir ada jenis Si Fajar dari Pandeglang, Banten.
" Festival ini diadakan untuk mengangkat potensi buah lokal. Saat ini makin banyak buah dari luar, yang rasanya sendiri tidak jauh beda," ungkap Diah Iswari, perwakilan panitia Durian Fair 2016 di Blok M Square Jakarta.
Selain disajikan dalam bentuk buah, para pengunjung juga dapat menikmati bermacam-macam olahan durian seperti pancake, sup dan es krim yang lezat. Serta 20 jenis durian unggul yang siap dilelang didatangkan dari Banten, Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Pada puncak acara yang dibuka Sabtu, 27 Februari 2016 ini juga diumumkannya lomba durian paling unggul. Dengan komposisi juri Mohamad Reza Tirtawinata dari Yayasan Durian Nusantara, Agus Sutadi dari Komunitas Maniak Durian, dan Tarjono mantan redaksi senior Trubus. Serta juri undangan yakni Wakil Walikota Jakarta Selatan, Irmansyah.
Durian Baros asal Pandeglang, Banten keluar sebagai pemenang kategori durian terfavorit. Disusul durian Si Pandan asal Bogor Selatan dalam kategori pemenang durian khusus.
Sedangkan pada juara ketiga ada durian Fajar dari Banten, lalu durian Si Gondang dari Banjarnegara Jawa Tengah sebagai pemenang kedua. Sedangkan durian Si Rouf masih dari Banjarnegara keluar sebagai pemenang utama.
" Pertimbangan untuk memenangkan durian Si Rouf karena daging kuning, manis, gurih sedikit pahit dan tebal. Itu yang harus ada pada durian nomor satu," pungkas Mohamad Reza Tirtawinata.
Bagi Anda pecinta durian, silahkan untuk mengunjungi acara yang digelar hingga 6 Maret mendatang. Berbagai jenis durian akan dijual dengan harga yang lebih terjangkau tanpa harus datang ke wilayah masing-masing. Selamat berburu durian murah meriah!
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
