AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Gunung Barujari (Foto: Blog.act.id)
Dream - Ratusan wisatawan masih terjebak di area Gunung Rinjani saat Gunung Barujari meletus. Hingga kini status dinaikkan menjadi waspada karena adanya peningkatan vulkanik di anak Gunung Rinjani tersebut.
Menurut laporan hingga kemarin siang, muncul letusan mengeluarkan abu vulkanik setinggi 2.000 meter dari puncak Gunung Barujari. Berdasarkan hasil analisis data visual dan instrumental serta mempertimbangkan potensi ancaman bahayanya, maka PVMBG menaikkan status Gunung Rinjani dari Normal Aktif (level I) menjadi Waspada (level II) terhitung mulai Selasa, 27 September 2016 pukul 15.00 WITA. Selanjutnya pemantauan secara intensif terus dilakukan guna mengevaluasi tingkat aktivitas Gunung Rinjani.
Untuk masyarakat di sekitaran Gunung Rinjani maupun wisatawan sementara ini tidak diperbolehkan beraktivitas di dalam Kaldera Gunung Rinjani. Atau pun di dalam radius 3 km dari kawah Gunung Barujari yang berada di dalam Kaldera Gunung Rinjani.
Melalui keterangan tertulis yang diterima Dream.co.id, saat meletus kemarin diperkirakan terdapat 389 wisatawan yang masih berada di Gunung Rinjani. Berdasarkan informasi sementara dari Seksi Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) sejak 25-27 September 2016 terdapat 389 orang wisatawan yaitu 333 orang wisatawan mancanegara dan 56 orang wisatawan lokal yang dilaporkan melalui pintu masuk Sembalun.
Jumlah pengunjung pada Minggu, 25 September 2016, wisatawan mancanegara mencapai 86 orang dan pendaki lokal berjumlah 30 orang. Sedangkan jumlah pengunjung pada Senin, 26 September 2016, jumlah wisatawan meningkat menjadi 136 orang dari mancanegara ditambah 18 orang dari domestik. Dan saat kejadian, wisatawan mancanegara tercatat berjumlah 112 orang dengan pengunjung nusantara sebanyak 8 orang.
Saat ini BPBD Provinsi NTB bersama BPBD Lombok Timur, TNGR, Kepolisian, Pos Pengamatan Gunung Rinjani, dan relawan masih melakukan koordinasi untuk mengetahui kondisi wisatawan/pengunjung yang masih berada di area gunung.
Dengan adanya rekomendasi di dalam radius 3 km harus dikosongkan maka semua pengunjung harus keluar.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli