Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pedagang Kaki Lima Di Bangkok (Pixabay)
Dream - Bangkok telah lama dikenal sebagai surga makanan bagi penduduk lokal dan turis. Sulit untuk menolak pemandangan gerobak kuliner yang berjejer di pinggir jalan, sangat menggugah selera!
Tapi, pasti Anda berpikir, apakah street food yang ada di Bangkok, halal?
Jika memang itu yang sedang Anda cemaskan, simak ulasan yang dilansir havehalalwilltravel.com berikut ini.
1. Pratunam street
Jika Anda menginap di sekitar Pratunam, Anda beruntung. Di sana terdapat sebuah warung bernama Muslim Food yang menyajikan makanan lokal Thailand dan hidangan India dengan harga bersahabat, mulai dari 40 Baht atau sekitar Rp17 ribu-an dan seterusnya.
Menu tersedia dalam bahasa Thailand dan Inggris, dan Anda dapat memilih untuk makan mi atau nasi. Namun, jika Anda suka porsi besar, mungkin akan sedikit kecewa. Tetapi bukankah itu kabar baik agar Anda bisa menikmati camilan berikutnya?
Menu bahasa Inggris membuatnya mudah bagi kita untuk memutuskan apa yang ingin kita makan. Penjual memiliki pemahaman yang relatif baik tentang apa yang Anda pesan tetapi jika Anda ingin berada di sisi yang aman, cukup arahkan jari pada gambar makanan yang Anda inginkan di menu.
Jam Buka:
Senin-Sabtu pukul 7.30-00.00
Kios tutup pada hari Minggu
Cara menuju ke sana:
Dari Baiyoke Suite, berjalanlah menuju tenda pasar pagi darurat. Belok kiri pertama dan Anda akan melihat banyak kios jalanan yang berjejer di satu jalur. Berjalan menuju 7-Eleven dan belok ke kiri. Jika Anda melihat warung nasi telur ketan HK dan beras mangga Halal, Anda berada di jalur yang benar. Terus berjalan lurus dan Anda akan menemukan kios di sebelah kanan Anda.
Merasa belum kenyang makan di Muslim Food, sebaiknya Anda melanjutkan perjalanan wisata kuliner halal berikutnya. Masih di Pratunam street, Anda bisa menikmati nasi ayam kaki lima terlezat di sini.
Berjalanlah menuju Blutique Hotel dan susuri sisi gedung, Anda akan menemukan nasi ayam panggang kaki lima yang halal. Penjual biasanya mendirikan kiosnya di depan Kantor Pos Pratunam tetapi ia dapat memindahkan gerobak keliling di siang hari.
Jam buka:
Kios nasi ayam buka di pasar pagi sejak pukul 09.00.
© Ilustrasi street food di Bangkok (Pixabay/Topby-Parinya)
2. Pasar Chatuchak
Jika Anda berlibur ke Bangkok pada akhir pekan, sudah dapat dipastikan Anda akan wisata belanja ke Chatuchak. Ya, Chatuchak merupakan tujuan utama mayoritas turis mancanegara yang liburan ke Negeri Gajah Putih.
Setelah lelah berbelanja, ada banyak pilihan makanan halal yang bisa Anda nikmati. Yang pertama adalah, Yum Woon Sen atau salad mi gelas Thailand yang terkenal, ini adalah makanan yang menyegarkan. Yang menarik, kedai ini menyajikan salad mereka dengan mi instan!
Anda juga bisa pergi makan ke kedai Saman Islam yang menyajikan makanan halal lokal yang dikenal karena nasi ayam mereka yang lezat. Saman Islam melayani wisatawan lokal dan turis yang lapar setelah berbelanja di Chatuchak. Kedai ini menjadi sangat ramai selama jam makan siang.
Mereka menyajikan nasi dan dengan hidangan lokal yang mirip dengan gaya Nasi Padang, mi Thailand dan salad. Anda akan kesulitan menentukan apa yang harus dimakan, maka luangkan waktu untuk melihat apa yang orang lain makan sebelum memesan.
Cara menuju ke sana: Cari menara jam di pusat pasar. Kios ini terletak di dekat menara tersebut.
Jam buka: Kios buka hanya pada Sabtu dan Minggu sejak pagi hari.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya