Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Peluncuran Travel Sparks (Foto: Ratih Wulan/Dream.co.id)
Dream - Bentangan alam Indonesia timur menyuguhkan keindahan yang begitu menakjubkan. Flores menjadi salah satu kawasan yang menyimpan eksotisme tersendiri, baik hamparan alam maupun kehidupan sosial budaya masyarakatnya.
Hal inilah yang mendorong Travel Blogger, Nila Tanzil untuk mendirikan Travel Sparks. Sebuah biro perjalanan wisata yang berbentuk enterprise pertama di Indonesia.
Berbeda dengan biro perjalanan kebanyakan, Travel Sparks tidak berorientasi pada profit. Seluruh keuntungan komersialnya didonasikan untuk peningkatan literasi dan kualitas pendidikan di seluruh pelosok Indonesia bagian timur.
" Konsepnya Travel with a Cause, yang mengajak wisatawan berlibur sekaligus berbagi kepada masyarakat setempat," terang Nila pada peluncuran Travel Sparks di Alun-Alun Indonesia, Jakarta Pusat pada Kamis, 14 April 2016.
Agen travel yang didirikan sejak 2014 ini memfokuskan literasinya ke Flores. Ditegaskan Nila, spesialisasi perusahaan melayani destinasi ke Taman Nasional Komodo, Wae Rebo, Flores Overland Trip dan paket menyelam di Pulau Komodo.
Lebih jauh Nila menyampaikan, seluruh keuntungan Travel Sparks didonasikan pada Taman Bacaan Pelangi. Sebagai pendiri perpustakaan untuk anak-anak tersebut, Nila berharap mimpi besarnya untuk mengubah kehidupan anak-anak pelosok dapat terwujud.
" Harapannya literasi ke Indonesia timur meningkat dan perekonomian masyarakat juga terangkat melalui industri pariwisatanya," imbuh Nila.

Kementerian Pariwisata ikut mendukung penuh didirikannya biro perjalanan ini. Hal tersebut disampaikan wakil dari Deputi Pengembangan Strategi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, Budi Supriyanto. Budi mengatakan, Kemenpar akan memberi bantuan promosi dan publikasi.
Hal serupa diungkapkan Travel Blogger, Riyyani Djangkaru. Ia melihat pendirian Travel Sparks sebagai langkah positif yang bakal berdampak baik bagi dunia pariwisata Indonesia.
" Apa yang dilakukan Nila benar-benar menginspirasi orang-orang untuk berbuat yang sama," ungkap Riyyani.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya