Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Wisata Kapal Pesiar (Foto: Singapore Tourism Board)
Dream - Singapore Tourism Board (STB) dan Cruise Lines International Association (CLIA) mengadakan pelatihan perdana yang ditujukan bagi agen perjalanan wisata kapal pesiar di Jakarta. Acara bertajuk 'STB-CLIA Live: Cruising Ahead with Singapore' ini bertujuan meningkatkan kompetensi industri terkait, serta terciptanya pertukaran wawasan antar sesama agen, untuk menanggapi permintaan konsumen yang meningkat dalam menggunakan kapal pesiar sebagai pilihan berwisata.
Diselenggarakan untuk pertama kalinya di Asia Tenggara, pelatihan ini dihadiri oleh mitra dagang dari Malaysia dan Indonesia, termasuk agen perjalanan yang berbasis di Jakarta, dan juga dari kota-kota lain seperti Bali, Makassar, Medan dan Surabaya.
" Dalam beberapa tahun terakhir, kami melihat adanya peningkatan minat para wisatawan di wilayah ini untuk berwisata dengan kapal pesiar, karena konsep kenyamanan yang ditawarkan serta kelebihan yang setara dengan uang yang dikeluarkan untuk menikmati berbagai pengalaman dan destinasi sekaligus. Konektivitas Singapura ke kota-kota besar di seluruh dunia menjadikannya sebagai titik awal dan akhir yang natural untuk berwisata dengan kapal pesiar melalui 2 terminal pelayaran di HarbourFront Center dan Marina South," kata Raymond Lim, Area Director Singapore Tourism Board, Indonesia, dikutip dari keterangan pers tertulis, Kamis 4 Mei 2017.
" Oleh karena itu, penting bagi kami untuk bermitra dengan para pelaku industri wisata dan membantu mengembangkan kompetensi mereka dalam rangka memenuhi permintaan konsumen untuk berwisata dengan kapal pesiar di wilayah ini," ujarnya melanjutkan.
Pada 2016, industri pelayaran Singapura melihat peningkatan penumpang sebesar 16% dari tahun ke tahun menjadi sekitar 1,2 juta. Dalam sejumlah rangkaian pameran wisata yang diselenggarakan STB di Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Palembang dan Pekanbaru selama setahun terakhir, penjualan kabin pesiar menunjukkan angka yang menggembirakan dan menjadi tanda adanya pertumbuhan minat berwisata dengan kapal pesiar dari Singapura.
" Berbagai upaya publisitas dilakukan melalui pengalaman langsung media dalam berpesiar dari 8 kali penugasan setahun terakhir ini. Beberapa selebriti tanah air memenuhi undangan untuk menikmati manfaat berlayar sambil menciptakan waktu berkualitas bagi keluarga dan teman di atas kapal pesiar, termasuk keluarga Titi Kamal dan Dwi Sasono, penulis buku Miss Jinjing, dan desainer muslim Jenahara Nasution dan keluarga," tambah Mr. Lim.

Dengan visi untuk memfasilitasi para agen penjual wisata kapal pesiar dalam memenuhi berbagai ekspektasi wisatawan Indonesia, pelatihan yang dilakukan oleh Peter Kollar, Head of International Training & Development at CLIA, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan berjualan para agen wisata kapal pesiar sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan berbagai segmen, mulai dari keluarga, pasangan, lajang, pensiunan, dan kelompok.
" Fokus industri pelayaran global sekarang sedang beralih ke kawasan Asia. Dengan senang hati saya berbagi pengetahuan tentang topik khusus pelayaran di pasar yang sedang berkembang ini dan saya kagum dengan antusiasme kawasan ini untuk menambah pengetahuan di sektor pelayaran pesiar," ujar Peter Kollar, Head of International Training & Development at CLIA.
Berlayar dekat dengan rumah sangat populer di banyak pasar Asia karena melibatkan waktu perjalanan yang lebih singkat, penerbangan lebih murah, dan sedikit penyesuaian zona waktu. Asia Tenggara sangat beragam dan wisatawan dimanjakan dengan berbagai pilihan produk pelayaran pesiar yang melintasi banyak hal menarik di kawasan yang memesona ini.
Selain iklim tropis dan perairan yang tenang yang menjadikan wilayah ini tempat yang ideal untuk berlayar dengan kapal pesiar sepanjang tahun, ini adalah rumah bagi kelas menengah yang besar dan berkembang, yang juga merupakan sumber pasar menjanjikan untuk penggunaan kapal pesiar. Wisatawan juga memiliki pilihan untuk mencocokkan waktu pelayaran dengan musim perayaan yang dirayakan secara besar di kawasan Asia Tenggara, seperti Tahun Baru Imlek, balapan F1, atau perayaan lokal lainnya.
Beberapa brand kapal pesiar – termasuk Princess Cruises, Royal Caribbean International dan Star Cruises memiliki basis pelayaran dari Singapura dengan berbagai macam perjalanan pelayaran ke wilayah sekitarnya. " Kami senang dan penuh semangat menunggu kapal pesiar Genting Dream dari Dream Cruises untuk mulai beroperasi di 3 Desember 2017. Ini akan membuat kalender pelayaran pesiar dari Singapura semakin menarik. Dengan potensi pelayaran pesiar di kawasan ini, kami berharap para penjual jasa wisata kapal pesiar akan menemukan acara ini bermanfaat dan membantu mereka untuk lebih siap dalam menumbuhkan permintaan berwisata dengan kapal pesiar di Indonesia," tambah Raymond.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia