Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Emmastraveltales.co.uk)
Dream - AirlineRatings.com merilis daftar maskapai terburuk di dunia. Setidaknya ada 9 nama maskapai asal Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut. Salah satu pemicunya adalah tingkat keselamatan dan keamanan penerbangan yang buruk.
Kesembilan maskapai tersebut adalah Batik Air, Citilink, Kal-Star Aviation, Lion Air, Sriwijaya Air, TransNusa, Trigana Air Service, Wings Air dan Xpress Air.
Daftar tersebut mengacu pada data 50 tahun terakhir yang mencatat ada 87 kecelakaan maskapai, yang telah menewaskan tidak kurang dari 1.597 orang. Selain 9 maskapai dari Indonesia, daftar 10 maskapai dengan tingkat keselamatan terendah juga diisi oleh satu maskapai asal Suriname, yaitu Bluewing Airlines.
Dikutip dari CNN, AirlineRatings.com mengatakan, sebuah maskapai penerbangan yang mengalami kecelakaan hingga menyebabkan kematian penumpang dan awak pesawat, secara otomatis akan kehilangan bintang dari peringkat keselamatannya.
Untuk menghasilkan daftar maskapai ini, AirlineRatings.com telah melakukan survei terhadap 407 maskapai dunia. Maskapai yang menduduki peringkat paling atas dengan tingkat keselamatan terbaik adalah maskapai asal Australia, Qantas.
Dan menyusul 20 maskapai terbaik lainnya, yaitu American Airlines, Alaska Airlines, All Nippon Airways, Air New Zealand, Cathay Pacific Airways, Emirates, Etihad Airways, EVA Air, Finnair, Hawaiian Airlines, Japan Airlines, KLM, Lufthansa, Skandinavia Airline System, Singapore Airlines, Swiss, United Airlines, Virgin Atlantic dan Virgin Australia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya