Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Pulau Komodo, Salah Satu Destinasi Terancam Punah (bigseventravel.com)
Dream - Tanpa kita sadari, banyak tempat di dunia populer sebagai destinasi wisata ternyata kini sudah punah. Penyebabnya bermacam, mulai dari bencana alam hingga peperangan.
Bulan lalu, Punta Ventara yang sangat populer di Puerto Rico hancur akibat diguncang gempa berkekuatan 5,8 magnitudo. Di bulan yang sama, 12,35 juta hektare hutan Australia terbakar.
Belum lagi tempat-tempat eksotis di Suriah. Sebagian besar hancur akibat peperangan.
Mengingat hal itu, laman bigseventravel.com meluncurkan daftar destinasi wisata yang wajib segera dikunjungi sebelum punah 2020. Ini mengingat banyaknya faktor berbahaya yang mengancam keberadaan tempat tersebut.
Di antara 10 daftar teratas, ternyata ada satu dari Indonesia. Destinasi tersebut yaitu Pulau Komodo yang menempati urutan delapan.
The Great Barrier Reef, Australia
Tempat ini menempati urutan teratas destinasi terancam punah 2020. Sebagai tempat dengan keanekaragaman hayati terbanyak di dunia hingga saat ini, kamu bisa menikmati 2.900 terumbu karang dan lebih dari 1.500 spesies ikan. Tetapi dalam 30 tahun terakhir, setengah dari total terumbu karang itu hancur.

The Everglades National Park, Florida, Amerika Serikat
Tempat ini merupakan rumah bagi 180 spesies flora dan fauna yang masuk dalam wilayah Negara Bagian Florida. Sayangnya, saat ini beragam tumbuhan dan hewan tersebut tengah terancam punah.
Penyebabnya beberapa faktor, seperti pembangunan kota, polusi industri, dan banjir. Situasi ini sangat menyedihkan dan mengancam keberadaan buaya, anggrek, serta macam kumbang Florida.
Maladewa
Maladewa terkenal sebagai negara kepulauan yang cantik di dunia. Berlokasi di Samudra Hindia, kamu bisa menikmati indahnya cabana di atas air berpadu laut jernih.

Meski tampak seperti surga, Maladewa kini terancam lenyap. Pulau-pulaunya terancam tenggelam akibat perubahan iklim yang begitu ekstrem.
Kanal Venisia, Italia
Selama bertahun-tahun, sudah menjadi pemahaman umum Venisia tengah terancam tenggelam. Letaknya yang berada di tepi laut membuat kota cantik ini kerap dilanda banjir rob akibat gelombang tinggi.
Kondisi terparah terjadi pada 2019 lalu. Gelombang pasang disertai angin kencang membuat kawasan perumahan terutama situs-situs bersejarah terendam banjir dengan permukaan air tertinggi sejak 1966.
Taj Mahal, Agra, India
Istana megah ini dibangun atas perintah Sultan Shah Jehan sebagai perwujudan cinta dan kesedihan. Taj Mahal merupakan makam indah untuk istri Sultan.

Sayangnya, struktur Taj Mahal kini terancam akibat polusi udara dari pabrik-pabrik di sekitar Agra. Warna putihnya memudar akibat terkena asap.
Hutan Hujan Amazon, Brasil
Tempat ini adalah rumah bagi keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Ada sekitar 30 persen spesies dunia serta 390 juta pohon terdapat di hutan ini.
Pada 2019, Hutan Hujan Amazon terbakar parah dan menghanguskan 80 persen kawasannya. Para pakar menyebut kebakaran itu terjadi akibat deforestasi.
Laut Mati, Yordania
Permukaan air Laut Mati mengalami penurunan ekstrem, mencapai 3 kaki per tahun. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan lantaran merupakan titik terendah di bumi.
Sungai Yordan sebagai pemasok utama air untuk Laut Mati mulai mengering. Diprediksi dalam beberapa dekade ke depan, Laut Mati akan mengering dan menjadi daratan tandus.
Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur
Pulau ikonik ini sebenarnya merupakan penampungan komodo yang terancam punah. Dibangun sejak 1980, Pulau Komodo menjadi hotspot bagi wisatawan untuk bisa berfoto dengan komodo.

Sayangnya, pemutihan karang dan pengasaman laut menyebabkan perubahan besar pada lanskap pulau. Pemerintah Indonesia juga berencana menutup pulau ini dengan alasan pelancong merusak habitat komodo.
Piramida Giza, Mesir
Gabungan sampah lokal dan air tanah meningkat menyebabkan lempengan di bawah Piramida Giza melemah. Meski tidak terlalu berbahaya, kondisi tersebut tetap mengkhawatirkan.

Piramida Giza merupakan struktur tertinggi yang pernah dibangun manusia dan sudah ada lebih dari 4.000 tahun lamanya. Jika kondisi ini dibiarkan, bisa jadi generasi akan datang tidak akan lagi dapat menyaksikan salah satu keajaiban dunia yang mempesona tersebut.
Stadium at Olympia, Yunani
Seperti namanya, Olympia adalah tanah kelahiran Olimpiade yang digelar pertama kali pada 776 Sebelum Masehi. Stadium at Olympia merupakan salah satu saksi bisu peristiwa bersejarah tersebut.
Sayangnya, kini struktur stadion tersebut terancam hancur. Penyebabnya, musim panas ekstrem serta kebakaran hutan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam