Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
(Foto: Seychelles Tourism Board)
Dream - Di Pulau Praslin dan Curieuse, di Seychelles, tumbuh salah satu pohon palem yang paling eksklusif di dunia. Coco de mer (Lodoicea Maldivica) memiliki batang tinggi ramping yang ukurannya lebih dari 30 meter di atas tanah. Di mahkotanya ada banyak daun, dengan bilah daun mengembang hampir lima meter. Pada individu dewasa, daunnya sering terlipat di tepinya. Ujungnya layu menggantung di bawah mahkota hijau.
Mungkin bagian yang paling terkenal dari coco de mer adalah bijinya yang sangat besar, bahkan disebut-sebut sebagai biji terbesar dan terberat di dunia tumbuhan. Tapi bukan itu saja yang membuat biji coco de mer terkenal.

Biji-bijinya juga menarik perhatian lantaran dianggap memiliki kemiripan dengan bokong wanita. Itulah kenapa salah satu nama botani milik coco de mer adalah Lodoicea callipyge, yang berarti 'bokong yang indah'.
Coco de mer menjadi tumbuhan penuh misteri sekaligus legenda, lebih dari pohon lain di dunia. Berabad-abad yang lalu, sebelum Seychelles ditemukan, kacang dari coco de mer banyak diperdagagkan di Maladewa. Karena bentuk dan ukurannya yang tidak biasa, biji coco de mer diipandang sebagai benda menarik dengan kualitas afrodisiak yang kuat. Dan karena awalnya berasal dari Maladewa, biji coco de mer disebut kelapa Maladewa. Ini masih tercermin dalam nama ilmiahnya saat ini, Lodoicea Maldivica.

Ketika buah coco de mer jatuh ke laut, tidak bisa mengapung karena berat dan kerapatannya yang sangat besar. Sebaliknya, ia akan tenggelam ke bawah. Setelah menghabiskan banyak waktu di dasar laut, kulitnya melemah.
Kemudian terjadi pembusukan, dan menyebabkan buah tersebut naik ke permukaan. Banyak pelaut telah melihat buah itu naik dari dasar laut, dan mengira mereka tumbuh di bawah air di hutan dasar Samudra Hindia. asumsi ini kemudian membuat tumbuhan itu dinamai coco de mer, yang merupakan bahasa Prancis untuk 'kelapa laut'.
Pada masa itu, buah atau biji coco de mer bernilai besar dan semua yang ditemukan di laut atau di pantai langsung menjadi milik raja, yang menjualnya dengan harga sangat tinggi. Buah ini bahkan bisa menjadi hadiah agung yang sangat berharga. Para Pangeran Timur Tengah bahkan Kaisar Romawi Suci, Rudolf II menawarkan banyak uang untuk harta langka ini.

Sumber coco de mer akhirnya ditelusuri kembali ke Seychelles, sekitar pertengahan abad ke-18, dimana para penjelajah menemukan kejutan lain. Berbeda dengan kelapa sawit yang memiliki bunga jantan dan betina terpisah, proses penyerbukan coco de mer sulit dipahami. Namun inilah yang juga menambah daya pikatnya.
Seorang ahli kosmologi Kristen, Mayor Jenderal Charles George Gordon dari angkatan darat Inggris pernah berasumsi jika coco de mer adalah buah terlarang yang ditawarkan Hawa kepada Adam.
Coco de mer yang menakjubkan ini memiliki beberapa keunggulan antara lain, menghasilkan buah liar terbesar dengan berat sampai 42 kg; bijinya berbobor hingga 17,6 kg, yang paling berat di dunia; menghasilkan kotiledon terpanjang, sampai 4 meter; bunga betinanya adalah yang terbesar, lebih besar dari telapak tangan; dan coco de mer adalah tanaman paling efisien yang diketahui mampu memulihkan nutrisi daun yang hampir mati.

(Sumber: amusingplanet.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam