Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Eskalator Outdoor Raksasa (Foto: Action Press/Rex Features)
Dream - Di daerah sekitar Comuna 13 yang terletak di sekeliling Medellin, kota kedua terbesar di Kolombia, merupakan daerah paling kumuh di kota. Pada masa rezim Pablo Escobar, bandar narkoba terkejam di Kolombia, banyak yang meninggalkan kota menuju perbukitan sehingga mengakibatkan overpopulasi serta ketidakseimbangan jumlah kelahiran penduduk.
Ini menyebabkan kebutuhan listrik, air, keamanan, dan transportasi menjadi terbatas, bahkan menurun dari segi kualitas. Kejahatan dan pertikaian geng menjadi hal yang lazim, sehingga Comuna dikenal sebagai daerah paling berbahaya di Kota Medellin.

Namun sejak satu dekade yang lalu, kota ini telah berjuang untuk bangkit dari kekejaman, tidak hanya melalui penegakan hukum, namun juga inovasi dan investasi publik untuk mengintegrasikan antara penduduk berpendapatan kecil dan komunitas mapan. Salah satu upayanya adalah dengan menggunakan eskalator raksasa yang terletak di tepi perbukitan.
Selama bertahun-tahun, 12.000 penduduk Comuna 13 terbiasa menaiki ratusan anak tangga yang setara dengan ketinggian 28 lantai untuk pulang dari kota ke rumah mereka. Kini, perjalanan selama 30 menit itu terpangkas menjadi lima menit saja dengan adanya eskalator yang dibangun pada tahun 2011 lalu.

Eskalator ini terbagi menjadi enam tingkatan dan beralur zigzag yang mengarah ke ketinggian 384 meter. Dengan menghabiskan dana sebanyak $6.7 juta, eskalator ini merupakan eskalator publik pertama yang dibangun di daerah kumuh.
Menurut Walikota Salazar Jaramillo, eskalator ini merepresentasikan selebrasi Comuna 13 sebagai satu kesatuan kota. Eskalator tersebut menjadi simbol dari transformasi dan harmonisasi Comuna 13.

Di tahun 2012 pun, Medellin masuk ke dalam nominasi Kota Paling Inovatif karena perkembangan transportasi publiknya, bersama dengan 200 jajaran negara lainnya, seperti New York dan Tel Aviv.

(Sumber: amusingplanet.com/Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya