Senin, 26 Oktober 2026 Cari

Dua Legenda Manchester United Berlibur di Bali

Reporter : Puri Yuanita
Jumat, 2 September 2016 14:43
Dua Legenda Manchester United Berlibur di Bali
Kehadiran mereka langsung disambut di dunia maya oleh fans Manchester United Indonesia.

Dream - Pulau Bali kembali disambangi mantan bintang sepakbola. Kali ini dua legenda Manchester United, Ryan Giggs dan Gary Neville berlibur ke Bali. Kehadiran mereka langsung disambut di dunia maya oleh fans Manchester United Indonesia. Selain mereka berdua, mantan pemain bola David Beckham dari Manchester United juga pernah berlibur bersama keluarganya di Bali.

Kehadiran Ryan Giggs dan Gary Neville langsung mendapat respon di dunia maya. Terutama dari para pendukung klub Manchester United di Indonesia.

"Rekan-rekan @UtdIndnesiaBali beruntung bisa mencegat Giggs & Neville yang selesai berlibur, di Bandara Ngurah Rai," tulis akun @UtdIndonesia, Kamis 1 September 2016.

"Finally meet my idol! @manutd @UtdIndnesiaBALI @utdindonesia #ryangiggs #welshwizard," sambung pemilik akun @zayz_11MUFC.

"Instagram unitedindonesiabali kebanjiran tag foto bareng @GNev2 n giggs," timpal akun @UtdIndnesiaBALI

Bali menjadi destinasi pilihan berlibur Giggs dan Neville karena keindahan alam dan budayanya. Sebelumnya telah banyak selebriti dan tokoh dunia berlibur ke Bali. Bahkan aktris sekaliber Julia Robert, pernah syuting film Eat, Pray, and Love di Bali. Setelah itu, ada aktor Tony Leung yang menikahi kekasihnya Carina Lau Ka Ling, di Bali. Di deretan berikutnya, ada penyanyi Christina Aguilera yang ikutan berbulan madu ke Bali.

Tidak hanya deretan artis kenamaan dunia. Bintang-bintang sepak bola dunia pun juga banyak yang sudah mampir ke Bali. Umumnya, kedatangan mereka ke Pulau Dewata hanya untuk berlibur dan menikmati Bali secara utuh. Pada 2008, kiper klub Liga Inggris Manchester United Van De Saar terlihat menggandeng anak dan istrinya masuk ke Waterboom, Kuta.

Setelah itu, ada David Beckham yang datang dengan keluarganya dan memilih lokasi vila di Amankila, Karangasem. Zinedine Zidane juga pernah menyempatkan diri ke Bali. Setelah itu, ada Christiano Ronaldo yang pernah syuting untuk iklan salah satu minuman berenergi.

Kemahsyuran Bali juga pernah menggoda mantan pemain AC Milan Clarence Seedorf. Dan setelah Piala Eropa 2016, ada Chris Smalling yang berlibur di Bali.

Ketua PHRI Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, membenarkan sejumlah fakta tadi. Sejumlah selebritis dan bintang sepakbola dunia, menurutnya, memang kerap berlibur ke Bali. Keindahan alam, kekayaan budaya dan ramahnya masyarakat Bali, menurut Tjokorda, amat disukai pesohor-pesohor dunia yang berlibur ke Bali. Maklum, semua komponen yang disukai wisatawan ada di sana. Dari obyek wisata, atraksi, hingga hotel dan restoran, semuanya sudah world class.

"Bali ada di urutan lima untuk skala dunia. Sementara untuk Asia, Bali dinobatkan sebagai pulau wisata terbaik se-Asia versi TripAdvisor. Silahkan datang ke Bali. Silahkan eksplorasi lebih jauh keindahan alam Pulau Dewata," ungkap Tjokorda.

Menurut Menpar Arief Yahya kehadiran bintang-bintang sepak bola dunia di Bali akan semakin menguatkan positioning Bali sebagai destinasi kelas dunia dan menjadi tempat berlibur wisatawan asal Eropa.

"Bali akan semakin populer, setidaknya di lingkungan fans para pemain bola itu di media sosial. Dengan sendirinya akan menggelinding, menjadi viral yang sangat kuat," ungkap Menpar Arief Yahya.

(Sumber: Situs Kemenpar, Pesonaindonesia.travel)

 

1 dari 4 halaman

Rumah Terbalik di Bali Mendadak Ngetren di Kalangan Wisatawan

Rumah Terbalik di Bali Mendadak Ngetren di Kalangan Wisatawan © Dream

Dream - Bali memang tak pernah kehilangan pesona dalam membius wisatawan. Setelah sukses mempertontonkan keindahan alamnya, kini mereka menampilkan wisata gaya baru. Sehingga kamu tak melulu hanya ke pantai saat berlibur di Bali.

Pada Maret lalu, dibuka sebuah rumah unik bernama Upside Down World Bali. Ya, sesuai namanya, semua benda yang ada di dalam rumah ini ditata terbalik. Jadi kursi dan meja yang biasanya menempel di lantai bisa menggantung di langit-langit rumah.

Wow, bisa dibayangkan serunya kan? Apalagi buat kamu yang punya daya imajinasi dan kreativitas tinggi, sangat cocok buat datang kemari.

Lepaskan hasrat untuk berselfie dengan pose-pose yang menarik. Dijamin tak akan menyesal merogoh kocek untuk tiket seharga Rp100.000 buat menikmati keajaiban rumah ini.

Lokasinya pun berada di salah satu jalan paling strategis di Denpasar, yaitu berada di Jalan Bypass Ngurah Rai Pemogan Nomor 726. Dan dibuka sejak pukul 09.00 pagi sampai pukul 08.00 malam.

Tempat wisata terbaru di Bali ini memiliki banyak ruangan. Dan tiap ruangan didesain secara unik dengan nuansa terbalik. Nah, buat kamu-kamu yang bosan dengan sensasi liburan yang biasa-biasa saja. Yuk, coba kunjungi tempat ini!

2 dari 4 halaman

Terungkap Alasan Kaos Oblong Joger Cuma Dijual di Bali

Terungkap Alasan Kaos Oblong Joger Cuma Dijual di Bali © Dream

Dream - Siapa yang tak mengenal Joger? Label kaos oblong ini sangat lekat dengan Pulau Dewata, Bali. Menjadi incaran buah tangan wisatawan lokal, kaos Joger ternyata memegang teguh prinsip yang tak boleh dilanggar.

Joseph Theodorus Wulianadi pemilik sekaligus pendiri label kaos unik satu ini berprinsip joger takkan pernah membuat toko di luar Bali. Prinsipnya itu terbukti ampuh. Joger dan Bali terus kedatangan wisatawan.

Saking ketatnya aturan itu, setiap orang yang berusaha menjual kembali kaos Joger di luar Bali harus bersiap menghadapi masalah. Pengguna media sosial Facebook, Hendra W Saputro menceritakan pengalaman temannya yang berniat menjadi reseller Joger. Dibalik itu, Hendra juga kagum dengan keteguhan prinsip Joger.

Hendra menceritakan pengalaman seorang temannya yang menjual kaos Joger secara daring (online). Sang teman berhasil mengeruk keuntungan fantastis dari penjualan yang telah merambah hingga ke luar negeri.

Hingga suatu ketika temannya itu ditangkap seorang intel polisi saat mengantar pesanan kaos Joger di Terminal Ubung. Orang ini ditangkap karena menyalahi hak cipta dan menyalahi peraturan tentang penjualan kaos yang telah tertulis resmi di website Joger.

Sesaat setelah ditangkap, orang yang bersangkutan tidak dibawa ke kantor polisi melainkan digiring ke rumah Joseph untuk diproses. Sesampainya di sana, ia diberi penjelasan bahwa kesalahannya adalah menjual kaos Joger secara online.

Padahal sejak berdiri pada tahun 1981, kaos tersebut hanya boleh dibeli di Bali. Peraturan ini tidak bisa diganggu gugat hingga sekarang.

Ternyata, Joseph memiliki pandangan yang sangat mengharukan. Betapa tidak, ia malah menyampaikan kata-kata yang membuat pembaca merasa tersentuh seperti berikut ini.

" Mas, Joger yakin jika membuka outlet di seluruh dunia maka bakal laris manis dan kaya raya. Namun, kekayaan itu hanya milik keluarga Joger saja. Joger kukuh hanya boleh dibeli di Bali kerena memancing mereka yang di luar Bali untuk datang ke Bali. Mereka yang datang tidak mungkin hanya beli-beli di Joger saja, mereka akan belanja beli-beli di masyarakat Bali. Artinya Joger ingin memberi dampak kemakmuran bagi warga Bali,"

Akhirnya, setelah melalui perundingan, orang tersebut memilih untuk menyelesaikan kasus dengan jalur kekeluargaan. Mencengangkan sekaligus menggelikan, Joseph menghukum orang itu dengan cara yang tak biasa. Selama seminggu ia tinggal di rumah Joseph harus melaksanakan hukuman berupa mengepel lantai serta cuci piring. Setelah itu, ia tetap diajak makan bersama serta diperlakukan seperti keluarga sendiri.

Tak hanya itu, setelah hukuman selesai, orang itu diminta unruk tanda tangan di atas materai sebagai perjanjian agar tidak menjual Joger secara online. Ditambah dengan pemberian uang saku sebesar Rp1,5 juta sebagai modal usaha.

3 dari 4 halaman

Cerita Mencekam Dua Turis Hilang Terseret Ombak Bali

Cerita Mencekam Dua Turis Hilang Terseret Ombak Bali © Dream

Dream - Saat traveling kemanapun, kewaspadaan menjadi satu hal yang penting. Jangan sampai lengah terhadap ancaman yang membahayakan keselamatan. Seperti yang terjadi pada traveler berikut ini.

Dua turis Bali dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata di Pantai Pasih Uug, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Turis tersebut diketahui terseret ombak saat berada di Angel's Billabong pada Kamis petang, 2 Juni 2016.

Terkait peristiwa ini, Kepala Pusat Data dan Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa insiden itu terjadi ketika para turis sedang berjalan-jalan ke Angel's Billabong.

Awalnya korban sedang berjalan-jalan dengan rombongan di sekitar Angel's Billabong, kawasan wisata Pasih Uug. Tak disangka, ketika berjalan pulang, tiba-tiba ombak besar datang begitu saja dan menyeret beberapa orang dari rombongan.

Lima orang turis terbawa arus. Mereka adalah Ni Putu Adi Saraswati, Ni Luh Novia Dewi, Bride William (turis Australia), Ni Ketut Lestari, dan Ni Kadek Indah Berliana.

Beruntung, 3 korban masih dapat menyelamatkan diri dan hanya mengalami luka lecet. Sementara 2 di antaranya hilang terbawa arus.

Tim penyelamat pun dikerahkan untuk melakukan pencarian sejak Rabu malam. Namun belum mendapatkan hasil. Upaya pencarian terus dilakukan.

(Sumber: phinemo.com)

4 dari 4 halaman

Raih Gelar Pulau Terindah Dunia, Bali Banjir Wisman

Raih Gelar Pulau Terindah Dunia, Bali Banjir Wisman © Dream

Dream - Baru-baru ini, Bali kembali mendapat penghargaan bergengsi. Sebuah majalah pariwisata terpercaya Conde Nast Traveler menobatkan Pulau Dewata sebagai pulau terindah di dunia tahun 2015.

Hal ini membawa dampak cukup positif bagi perkembangan pariwisata Bali. Dibuktikan dengan kedatangan turis Rusia yang mengalami peningkatan hingga 25,28 persen di awal 2016.

Dari catatan Dinas Pariwisata Bali, jumlah kedatangan turis asing asal Rusia ke Bali selama Januari-Februari 2016 mencapai 12.616 orang. Sedangkan pada tahun 2015, hanya menyentuh 10.070 orang.

" Angkanya memang naik. Conde Nast Traveler memberi pengaruh yang tidak sedikit lantaran majalah pariwisata itu memuat beragam artikel soal keindahan Bali," terang Kepala Dinas Pariwisata Bali Anak Agung Gede Agung Yuniartha, melalui keterangan tertulis yang diterimaDream.co.id pada Jumat, 8 April 2016.

Agung juga memaparkan beberapa destinasi wisata favorit yang kerap dikunjungi wisman Rusia. Salah satu tempat yang tak boleh dilewatkan yaitu Pantai Kuta karena lokasinya tak pernah sepi.

Selain spot yang sangat menantang untuk berselancar, Pantai Kuta juga dianggap sebagai tempat yang pas untuk menikmati desir ombak yang ketinggiannya bisa mencapai lebih dari satu meter.

Destinasi favorit lainnya yaitu Pantai Sanur yang berombak lebih tenang dan dikenal dengan panorama matahari terbit yang indah.

Lokasinya yang berada di tengah-tengah kota Denpasar membuat para wisman rela bangun Subuh demi menyaksikan pemandangan matahari terbit.

" Pantai Dream Land juga ikut jadi buruan wisman Rusia. Juga Pantai Jimbaran dan Pantai Nusa Dua," tambah Agung.

Peningkatan angka kunjungan wisman Rusia tadi juga ikut dikomentari pengamat pariwisata, Dewa Nyoman Putrawan. Menurutnya, publikasi di Conde Nast Traveler memang berpengaruh besar. Tapi di sisi lain, kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK) untuk 169 negara, termasuk Rusia, dinilai ikut menyumbang kontribusi besar.

" Regulasi yang kaku sudah disederhanakan. Wisman bisa langsung terbang, bisa langsung berwisata ke Indonesia tanpa perlu menunggu jadinya visa. Cost pengurusan jadi bisa dialihkan ke hal lain. Dampaknya sangat besar," terang Nyoman.

Ke depan, Nyoman berharap akan ada perusahaan penerbangan nasional yang menyediakan layanan penerbangan langsung untuk rute Denpasar-Rusia pergi-pulang, sehingga menambah peluang kunjungan wisman ke Bali.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More