Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
Satwa Di Kebun Binatang Ragunan (Foto: Wikimapia.org)
Dream - Fenomena langka, Gerhana Matahari Total (GMT) yang terjadi pada Rabu, 9 Maret 2016 kemarin diyakini mengubah perilaku sejumlah binatang. Hal ini mendorong pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) berencana untuk melakukan observasi khusus terhadap tingkah laku ratusan satwa di Ragunan.
Melalui keterangan tertulis yang diterima Dream.co.id, Humas TMR Wahyudi Bambang mengungkapkan, fenomena gerhana yang melintas di Jakarta membuat ratusan satwa yang ada di TMR itu mengalami perubahan perilaku yang unik.
Meskipun Jakarta hanya mengalami gerhana matahari sebagian, sekitar 80 persen, namun sebagian binatang menunjukkan perubahan berbeda dari biasanya. Sejumlah satwa yang diperkirakan mengalami perubahan paling menonjol diantara hewan-hewan yang aktif di malam hari. Seperti ular, harimau, dan macan tutul.
Lalu pada jenis unggas terlihat perubahan pada ayam hutan dan ayam merak.
" Kemungkinan akan lebih kelihatan itu ular, harimau, dan macan tutul. Kalau jenis-jenis satwa pada umumnya pun kemungkinan akan melakukan aktivitas uniknya pula," ujarnya.
Bambang menerangkan, untuk mengamati adanya perubahan perilaku satwa di TMR itu, pengelola pun melalukan observasi khusus. Observasi dilakukan bersama tim dokter hewan yang telah siaga penuh di TMR.
Observasi khusus ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada masyarakat mengenai satwa-satwa yang ada di Ragunan. Rencananya observasi yang baru pertama kali dilakukan ini akan digelar pada Kamis ini, 10 Maret 2016.
" Obeservasinya untuk semua jenis hewan di TMR. Kami kelilingi tiap kandang untuk mengetahui reaksinya seperti apa. Ini untuk mengetahui efek dan perubahan perilaku satwa saat GMT. Dulu tahun 83 memang ada juga GMT, tapi belum ada pengamatan secara signifikan," terangnya.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol