Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Graffiti Misterius 'Maree Man' (Foto: Peter Campbell/Wikimedia)
Dream - Pada bulan Juni 1998, seorang pilot lokal terbang di atas gurun terpencil Australia Selatan dan menemukan sebuah gambar besar sosok misterius berwujud pria pemburu Aborigin dengan tongkat yang siap dilempar dari tangannya. Gambar ini terlihat sekitar 60 km di sebelah barat kota Maree.
Gambar tersebut berukuran tinggi 4,2 km dengan perimeter 28 km. Menjadikannya salah satu geoglyph tunggal terbesar di dunia. Wujudnya begitu besar sehingga hanya bisa dilihat secara utuh dari ketinggian 3.000 kaki.
Tidak seperti kebanyakan geoglyph di seluruh dunia yang diciptakan oleh peradaban kuno, 'Maree Man' justru ditemukan di zaman modern, diukir tidak lebih dari 18 tahun lalu.
Diperkirakan gambar tersebut diciptakan dari gesekan vegetasi dan tanah menggunakan alat semacam buldoser, dan memakan waktu 4 hingga 8 minggu untuk menyelesaikannya.
Tampaknya itu dibuat secara rahasia, tak ada yang pernah mendengar atau melihat siapa yang membuatnya. Hingga saat ini, belum ada satupun orang yang mengklaim bertanggung jawab atas gambar misterius itu. Ini tetap menjadi salah satu misteri besar dunia yang belum terpecahkan.
Namun beberapa waktu belakangan, beredar kabar jika sosok 'Maree Man' tersebut diciptakan oleh orang-orang Amerika Serikat. Beberapa teori menyebutkan bahwa Maree Man adalah hadiah perpisahan dari prajurit Amerika yang berbasis di Australia Space Research Institute at Woomera.
Sementara teori lain menyebutkan bahwa gambar misterius itu merupakan karya dari Angkatan Pertahanan Australia. Terlepas dari kemisteriusannya, keberadaan gambar tersebut dikeluhkan oleh Suku Dieri, suku lokal di wilayah itu. Pasalnya, keberadaan graffiti tersebut dianggap sebagai bentuk 'vandalisme lingkungan'. Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Lingkungan Australia.
Kini, akses ke daerah tempat graffiti 'Maree man' berada ditutup sementara. Namun orang masih dapat menyaksikannya melalui udara.

(Sumber: Amusingplanet.com/Foto: news.com.au)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya