Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Pink Beach, Flores (Foto: Www.way2east.com)
Dream - Industri pariwisata di Indonesia terus digiatkan dengan berbagai cara. Kini giliran Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mencoba unjuk gigi mengenalkan destinasi pariwisata dengan menggelar berbagai lomba menarik.
Melalui keterangan tertulis yang diterima Dream.co.id, beberapa lomba yang akan digelar di untuk memeriahkan antara lain meliputi lomba penulisan, foto, video, dan blog terkait pariwisata Flores.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty mengungkapkan acara ini merupakan upaya dalam mendongkrak pariwisata Flores. Terlebih untuk mendukung kesuksesan program pemerintah yang telah menetapkan Labuan Bajo, ibukota Manggarai Barat Flores sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), di antara sepuluh destinasi unggulan di Indonesia.
" Hadiah utama sebesar Rp75 juta bagi karya yang menjadi trending topic atau paling banyak mendapatkan like di media sosial," kata Esthy di Jakarta, pada Rabu, 23 Maret 2016.
Selain itu, Esthy juga berharap sejumlah lomba ini dapat mendukung suksesnya kegiatan Tour de Flores (TdF) 2016 yang akan berlangsung di Flores pada 16-25 Mei mendatang. Serta untuk mempromosikan Flores sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang ada di Indonesia.
" Kegiatan lomba ini juga untuk meningkatkan kunjungan wisman serta pergerakan wisnus ke Flores sekaligus mempromosikan Pesona Indonesia sebagai branding pariwisata Indonesia," kata Esthy.
Lebih jauh Esthy menjelaskan bahwa Labuan Bajo merupakan pintu gerbang bagi wisatawan yang hendak menikmati wisata bahari. Terutama bagi mereka yang ingin menyaksikan keajaiban hewan langka Komodo di Taman Nasional Komodo di Pulau Komodo dan pulau-pulau di sekitarnya.
Sedangkan untuk pelaksanaan Tour de Flores sendiri rencananya akan dilaksanakan pada 16-25 Mei mendatang. Even sport tourism berupa lomba sepeda internasional ini akan menempuh jarak 661 km dari Larantuka (ujung timur) hingga Labuan Bajo (ujung barat) Flores dengan jumlah peserta sekitar 130 orang, datang dari berbagai negara yang terbagi dalam 21 tim.
" Even TdF merupakan ajang promosi wisata Flores yang efektif karena ratusan juta pasang mata akan mengikuti acara ini. Kita harapkan TdF akan membawa potensi Flores ke pentas dunia," ungkapnya menambahkan.
(Laporan: Ratih Wulan)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang