Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Gelombang Danau Erie (Foto: David Sandford)
Dream - Sulit percaya pastinya, saat pertama kali melihat hempasan gelombang besar berikut ini yang ternyata bukan terjadi di lautan. Namun, fenomena langka ini terjadi di danau terbesar di Amerika utara.
Danau Erie memiliki kedalaman air yang cukup dangkal, yaitu 20 meter saja. Tetapi, danau ini memiliki luas yang membentang hingga 388 km, dengan lebar mencapai ukuran maksimal 92 km. Sehingga ditetapkan masuk dalam 11 danau terbesar di dunia yang diukur dari luas permukaannya.
Kondisi danau yang dangkal dapat menyebabkan perubahan dramatis hanya dalam hitungan menit. Tiba-tiba saja danau dapat mengeluarkan ombak ganas yang mengerikan.
Suku-suku asli Amerika yang tinggal di sepanjang pesisir pantai selatan, menyebutnya sebagai Danau Erige yang berarti 'kucing'. Penamaan itu diambil berdasarkan kondisi danau yang tak terduga, yang terkadang ganas berbahaya.
Badai yang terjadi di Danau Erie diprediksi telah menghancurkan setidaknya hingga 1.400 kapal dengan perkiraan tinggi gelombang mencapai 8.000 meter. Namun ada pula yang menyebutkan bahwa Danau Erie memiliki bangkai kapal lebih banyak per milnya dibandingkan dengan danau air tawar lainnya.
Kedahsyatan gelombang Danau Erie berhasil tertangkap kamera secara dramatis oleh fotografer Kanada, David Sandford.
Ia menghabiskan empat minggu bulan November di tepi Port Standley, Ontario. Pertimbangannya karena wialayah tersebut menjadi spot paling dahsyat untuk tahun ini karena mengalami cambukan angin mencapai 50 km per jam.
Ditambah dengan suhu yang ekstrem di bawah nol derajat. Sandford bersiap di tepian danau sebelum matahari terbit dan kemudian masuk ke dalam wetsuit. Namun, saat gelombang menjadi terlalu ganas, ia menepi ke arah pantai dan membidik dengan lensa panjang.

(Sumber: Amusingplanet.com)
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym


5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?